Breaking News:

Berita Madura

Program Jatim Puspa Belum Terealisasi, Ini Penyebabnya

Realisasi program Jatim Puspa yang diberikan kepada masyarakat yang memiliki usaha di Kabupaten Sampang, Madura belum belum kunjung dilakukan

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Januar
tribun/Hanggara
Kantor Dinas Pemberdayaan Manusia dan Desa (DPMD) Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Selasa (22/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Realisasi program Jatim Puspa yang diberikan kepada masyarakat yang memiliki usaha di Kabupaten Sampang, Madura belum belum kunjung dilakukan.

Bahkan, belum melakukan sosialisasi kepada penerima akibat pandemi Covid-19 yang semakin memperlihatkan keganasannya, padahal dijadwalkan akhir Juni 2021 kemarin.

Kepala Bidang Perekonomian dan Teknologi Tepat Guna (TTG) DPMD Sampang, Taufiqurrahman, mengatakan bahwa program tersebut langsung dari Provinsi Jawa Timur (Jatim) sehingga dirinya pasrah terkait kapan akan direalisasikan.

Namun, untuk pencairannya sudah dilakukan oleh pihaknya sejak satu bulan yang lalu karena data penerima sudah divalidasi dan identifikasi.

"Kami sudah melakukan pengajuan pencairan, tetapi sampai sekarang tidak ada perkembangan," ujarnya.

Ia menambahkan, dari 180 desa yang ada di 14 Kecamatan hanya ada 9 desa dengan jumlah penerima 230 orang. 

Jumlah tersebut termasuk dengan nama-namanya sudah ditentukan oleh pemerintah Provinsi.

"Termasuk 9 desa yang dapat bantuan itu juga ditentukan oleh Pemprov Jatim," terangnya.

Baca juga: Surat Edaran Bupati Kediri, Larang Takbir Keliling dan Minta Warga Gelar Salat Idul Adha di Rumah

Lebih lanjut, menurutnya dalam realisasi bantuan ini akan disalurkan secara bergantian.

Sehingga bagi penerima yang ada di desa tersebut sudah menerima bantuan tahun ini, tidak akan menerima bantuan kembali pada tahun selanjutnya.

Sedangkan bagi nama penerima yang sudah ditentukan oleh Pemprov Jatim, nantinya terlebih dahulu dilakukan penyesuaian terlebih dahulu. 

"Seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama, serta kelayakannya sehingga jika ada penerima yang mampu akan dialihkan ke yang tidak mampu," pungkasnya.

Kumpulan berita Madura terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved