Breaking News:

Berita Jatim

Syarat Angkutan Muatan Hewan Kurban Diperbolehkan Keluar Masuk Kabupaten/Kota Saat PPKM Darurat

Inilah syarat-syarat angkutan muatan hewan kurban diperbolehkan keluar masuk kabupaten/kota saat penerapan PPKM Darurat.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
Ilustrasi hewan kurban - Syarat Angkutan Muatan Hewan Kurban Diperbolehkan Keluar Masuk Kabupaten/Kota Saat PPKM Darurat. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 H, tentu lalu lalang kendaraan muatan hewan kurban menghiasi jalanan. 

Lalu, saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat, 3-20 Juli 2021, apakah pendistribusian hewan kurban ditutup?

Dikatakan Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Latif Usman, angkutan hewan kurban diperbolehkan keluar masuk kabupaten/kota. 

Namun tetap harus menunjukkan sejumlah syarat, yakni sopir diharuskan membawa surat bebas Covid-19 (virus Corona) atau sertifikat vaksinasi Covid-19. 

"Angkutan kurban masih boleh (masuk). Tapi harus bebas Covid-19 atau sudah vaksin," terangnya, Senin (19/7/2021). 

Khusus sertifikat vaksinasi dan surat bebas Covid-19, Polda Jatim akan mengacu Surat Edaran (SE) yang diterbitkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan SE Satgas Penanganan Covid-19 nomor 14 tahun 2021. 

Baca juga: Imbauan Ibadah Idul Adha 2021 dari PCNU Ponorogo, Mulai Salat hingga Penyembelihan Hewan Kurban

Isinya berupa, pelaku perjalanan harus menunjukkan kartu vaksin (minimal dosis pertama), hasil RT-PCR 2x24 jam atau antigen 1x24 Jam.  

Syarat-syarat dalam PPKM Darurat ini diberlakukan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. 

Terlebih, kasus aktif mencapai 40.001 kasus per Sabtu (17/7/2021). Total yang terkonfirmasi positif selama pandemi sebanyak 232.442 kasus, dengan 177.522 sembuh, dan 15.919 meninggal dunia.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved