Berita Kota Malang

Gedung Mulai Dikosongkan, Mal Pelayanan Publik di Kota Malang Akan Segera Dibangun

Gedung mulai dikosongkan, Mal Pelayanan Publik di Kota Malang akan segera dibangun dalam waktu dekat ini. Telah memasuki tahapan lelang.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Lokasi yang akan dijadikan Mal Pelayanan Publik, di lantai tiga Alun-alun Mal Malang, Senin (19/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kota Malang yang bertempat di lantai tiga Alun-alun Mal segera dibangun dalam waktu dekat ini.

Hal ini setelah pembangunan fisik MPP telah memasuki tahapan lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dengan nilai pagu sebesar Rp 2,3 miliar dan nilai HPS Rp 2,2 miliar.

Dari pantauan TribunJatim.com di lokasi, tempat yang nantinya akan digunakan sebagai pelayanan publik ini kini telah dikosongkan.

Beberapa pekerja ada yang membersihkan lahan tersebut yang sebelumnya diperuntukkan menjual produk-produk milik Ramayana Department Store.

"Saat ini masih dalam tahapan lelang. Setelah ini baru akan diumumkan siapa pemenang tendernya," ucap Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, Senin (19/7/2021).

Erik menjelaskan, sesuai dengan jadwal, pengumuman pemenang tender hingga penandatanganan kontrak kerja adalah 2 hingga 12 Agustus 2021 nanti. 

Pihaknya tetap menargetkan pembangunan MPP bisa selesai di tahun 2021 ini.

"Kalau prosesnya lancar satu bulan ini kira-kira bisa selesai. Pokoknya tahun ini harus segera selesai," ucapnya.

Baca juga: 26 Pelaku Usaha di Kota Malang Jalani Sidang Tipiring, Wali Kota Sutiaji: Biar Ada Efek Jera

Kini, sudah ada 150-200an instansi layanan publik, baik vertikal (milik pemerintah) maupun nonvertikal yang telah mendaftarkan diri di MPP dari target 400 layanan publik.

Dengan adanya MPP nanti, Wali Kota Malang, Sutiaji berharap ke depan dapat mempermudah masyarakat dalam mengurus beragam pelayanan dan perizinan.

Oleh karenanya, penempatan MPP yang berlokasi di Alun-alun Mal menjadi tempat strategis yang diharapkan dapat lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

"Seperti di kita pelayanan pajak dan lain-lain dari unsur Pemkot Malang semua akan dilayani di sana. Termasuk dari instansi lainnya," ucapnya.

Sutiaji juga tidak mempermasalahkan pembangunan MPP ini molor dari waktu yang sebelumnya telah ditetapkan.

Dirinya menargetkan, akhir tahun ini MPP harus segera difungsikan agar dapat memudahkan masyarakat.

"Dulunya Agustus itu maunya bertepatan dengan Kemerdekaan RI karena lokasi MPP berada di Jalan Merdeka. Jadi target diubah dan tahun ini harus selesai," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan MPP awal mulanya dianggarkan senilai Rp 7,8 miliar yang diambil dari APBD 2020. 

Akan tetapi, akibat adanya pandemi Covid-19 (virus Corona), anggaran pembangunan MPP terkena refocusing, dan menjadi Rp 2,3 miliar.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved