Breaking News:

Berita Surabaya

Ikuti Jejak Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya Bakal Bebaskan Sewa 20 Rusun, Simak Daftarnya di Sini

Pemkot Surabaya akan mengikuti jejak Pemprov Jatim yang lebih dulu menggratiskan biaya sewa rusun karena hantaman pandemi. Pemkot juga berencana

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Nuraini Faiq
Rusun Indrapura yang mewah 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Nuraini Faiq

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya akan mengikuti jejak Pemprov Jatim yang lebih dulu menggratiskan biaya sewa rusun karena hantaman pandemi.

Pemkot juga berencana menggratiskan retribusi rusun di bawah pengelolan mereka.

"Sedang kami bahas rencana pembebasan sewa rusun. Tunggu saja nanti hasilnya bagaimana. Mohon bersabar. Pokoknya Semua rusun milik Pemkot kami bahas," kata Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) Kota Surabaya Maria Ekawati Rahayu, Selasa (20/7/2021).

Pemprov Jatim lebih dulu memastikan akan membebaskan biaya sewa rusun hingga tiga bulan ke depan. Semua rusun yang dikelola Pemprov Jatim tidak lagi berlaku biaya sewa karena pandemi.

Sesuai Perda 3/2013 tentang pemakaian kekayaan daerah, tarif Rusunawa di Surabaya tidak boleh lebih Rp 100.000 per bulan. Ini sudah berlaku lama. Hingga saat ini tidak ada perubahan tarif. 

Saat ini ada sekitar 20 Rusunawa yang dikelola Pemkot Surabaya. Satu tower rusun paling sedikit ada seratus unit. Tarif per unit paling murah Rp 50.000 per bulan. Kedua puluh Rusunawa di bawah pengelolaan Pemkot Surabaya adalah. Rusunawa Uripsumoharjo, Dupak Bandarejo, dan Sombo.

Lalu Rusunawa Randu, Tanah Merah I, Tanah Merah II, Penjaringansari I, Penjaringansari II

Penjaringansari III, Wonorejo Rungkut, dan Bandarejo Sememi.

Kemudian Rusunawa Jambangan, Siwalankerto, Keputih, Romokalisari, Tambak Wedi, Warugunung, Grudo, Babat Jerawat, dan terbaru Indrapura. 

Sebelumnya dalam rapat dengan DPRD, anggota Komisi A Imam Stafii mendesak agar Pemkot Surabaya menggratiskan biaya sewa rusun. 

Baca juga: Bagikan 600 Paket Daging Kurban, Polres Nganjuk Peduli Warga Terdampak Pandemi Covid-19

"Hanya Rp 3 miliar pendapatan rusun setahun. Kenapa tidak digratiskan saja seperti Pemprov dalam situasi pandemi begini. Itung-itung kado HUT Kemerdekaaan," kata Imam. (Faiq) 

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved