Breaking News:

Berita Gresik

Rayakan Idul Adha, Gus Fik Trader  Asal Gresik Serahkan Hewan Kurban Sapi dan Lima Kambing 

Rachmad Rofik Gus Fik, trader senior asal Kabupaten Gresik ikut merayakan hari raya idul Adha dengan  menyerahkan hewan kurban berupa sapi Limosin

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Sugiyono
KURBAN - Gus Fik menunjukkan sapi kurban yang diserahkan kepada PRNU Desa Sekapuk, Selasa (20/7/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIKRachmad Rofik Gus Fik, trader senior asal Kabupaten Gresik ikut merayakan hari Raya Idul Adha dengan  menyerahkan hewan kurban berupa sapi Limosin diberi nama Si Profit, dan 5 kambing, Selasa (20/7/2021). 

Sapi  kurban dari PT Wisefx tersebut diserahkan Gus Fik kepada panitia dari Para Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Sekapuk Idul Adha 1442 H. "Alhamdulilah, tahun ini bisa memberikan kurban sebanyak satu sapi dan lima kambing. Mudah-mudahan, tahun depan bisa istiqamah," kata Gus Fik, yang juga gounder Wisefx Trading System. 

Menurut Gus Fik, pentingnya merayakan hari raya idul Adha dengan berkurban, sebagai bentuk meningkatkan keimanan kepada Allah. 

"Kurban, asal katanya dari kata qurb artinya dekat. Dengan berkurban kita memberikan persembahan kepada Tuhan agar semakin mendekatkan dan meningkatkan kualitas hubungan kita dengan Tuhan," imbuhnya. 

Gus Fik menambahkan, bahwa dalam berkurban harus dilandasi dengan keiklasan. Sehingga, bisa bermanfaat bagi masyarakat. Hal itu juga diterapkan dalam trading valuta asing. 

"Ikhlas itu rahasia antara Tuhan dan hamba-Nya, malaikat saja tidak bisa menilai keikhlasan, apalagi manusia. Jadi, intinya fokus pada berbuat baik untuk alam dan semesta, sehingga selaras dengan sabda Nabi Muhammad SAW, manusia terbaik adalah manusia yang memberikan manfaat maksimal kepada sesama," imbuh Gus Fik yang  juga ketua Yayasan Syekh Kujo. 

Lebih lanjut Gus Fik berharap kepada masyarakat  dan seluruh warga negara Indonesia, agar bisa tetap tabah dalam masa pandemi Covid-19. Namun, juga didasari keimanan dan pengorbanan. Sehingga, masyarakat Indonesia bisa bebas dari wabah pandemi Covid-19. 

Baca juga: Tiga Anak di Kota Malang Jalani Isoman Tanpa Orang Tua

"Masyarakat, pemerintah dan pengusaha tetap berkarya, sehingga senantiasa memberikan manfaat bagi sesama. Sehingga, bangsa Indonesia bisa jaya, adil dan makmur," tutur Gus Fik kepada awak media. (ugy/Sugiyono). 

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved