Breaking News:

Berita Malang

UMM Malang Bagikan Hewan Kurban pada Warga dan Dua Lapas, Ada Dua Lembu dan 15 Kambing yang Disebar

Universitas Muhammadiyah Malang membagikan hewan kurban pada warga dan dua lapas di Malang. Total ada dua lembu dan 15 kambing yang disebar.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Humas UMM
Pemberian hewan kurban dari UMM untuk Lapas Perempuan Klas IIA Malang, Senin (19/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membagikan hewan kurban ke berbagai pihak. Mulai lapas di Malang, desa dan masyarakat, Senin (19/7/2021).

Kukuh Dwi Kurniawan, panitia pelaksana menjelaskan, ada dua lembu dan 15 kambing yang sudah siap didistribusikan.

Satu lembu akan diantar ke Lapas Klas IA Lowokwaru dan satu lainnya ke Lapas Perempuan Klas IIA Sukun, Malang.

“Sementara sebanyak 15 kambing akan diberikan ke beberapa wilayah dan pihak yang membutuhkan,” tuturnya dalam rilis tertulis humas UMM yang diterima TribunJatim.com pada Senin (19/7/2021).

Kukuh mengatakan, UMM tidak asal memilih wilayah untuk pembagian hewan kurban.

Ada beberapa kriteria yang diberikan, utamanya adalah warga sekitar kampus yang terdampak pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Dia menambahkan, UMM sejak dua tahun tidak melakukan penyembelihan hewan kurban, tapi memilih mendistribusikan ke tempat yang membutuhkan.

Baca juga: Pemkab Malang Berencana Minta Bantuan Universitas Brawijaya untuk Tambah Tenaga Kesehatan

Jumlah hewan kurban pada tahun ini tidak sebanyak tahun lalu. Sebab sebagian dana disalurkan melalui paket sembako yang dibagikan pada warga dan mahasiswa yang sedang isolasi mandiri.

Kepala Lapas Perempuan IIA Malang, Tri Anna Aryati, mengapresiasi agenda pembagian hewan kurban yang dilakukan UMM.

"Dulu rencananya ada acara khusus di Hari Raya Idul Adha dengan Rektor UMM, Pak Fauzan. Sayangnya, pandemi Covid-19 terus meningkat sehingga pemerintah menerapkan PPKM yang membatasi kegiatan sehingga tidak bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved