Breaking News:

Berita Malang

Universitas Brawijaya Malang Distribusikan 79 Ekor Kambing dan Tujuh Sapi Kurban ke 50 Lembaga

Universitas Brawijaya Malang distribusikan 79 ekor kambing dan tujuh sapi kurban ke masjid, ponpes, panti asuhan dan sekolah.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Humas Universitas Brawijaya Malang
Pengecekan hewan kurban Universitas Brawijaya Malang pada Hari Raya Idul Adha 1442 H, sebelum didistribusikan. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Universitas Brawijaya Malang mendistribusikan 79 ekor kambing dan tujuh sapi pada Hari Raya Idul Adha 1442 H.

Hewan kurban tersebut didistribusikan ke 50 lembaga. Yaitu masjid, panti asuhan serta pondok pesantren di Kota Malang, Senin (19/7/2021).

"Meskipun kegiatannya masih sama, namun jumlah hewan yang didistribusikan bertambah dibandingkan tahun lalu atau sebanyak dua ekor sapi dan 75 kambing," jelas Ketua Pusat Pembinaan Agama (PPA), Thohir Luth.

Dijelaskan, pendistribusian hewan kurban tahun ini tidak berbeda dibandingkan tahun lalu, karena masih dalam masa pandemi Covid-19 (virus Corona).

Ia menyebutkan, tujuh ekor sapi akan didistribusikan ke Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Pondok Pesantren Ulil Abshar, MWC NU Lowokwaru, Masjid Ainul Yaqin Unisma, SMK Nusa Poncokusumo, Pesantren Yatim Al Kahfi dan Masjid Baitul Umah, Sukun.

Thohir menambahkan, meskipun pandemi, kegiatan berbagi tidak bisa dihilangkan, dan bahkan justru ditambah.

Hal ini menurutnya sesuai dengan pesan Rektor Universitas Brawijaya Malang, Nuhfil Hanani. Di mana meski masa pandemi Covid-19, Universitas Brawijaya Malang harus tetap berbagi melebihi tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: UMM Malang Bagikan Hewan Kurban pada Warga dan Dua Lapas, Ada Dua Lembu dan 15 Kambing yang Disebar

Ke depan, diharapkan tradisi tersebut senantiasa terjaga. Serta bisa menambah lokasi pendistribusian, terutama untuk daerah Malang selatan.

Ia menyebutkan, saat ini masih ada kendala transportasi dan tim untuk bisa mendistribusikan ke daerah Malang selatan.

"insyaallah tahun depan akan kami persiapkan lebih matang lagi agar bisa menjangkau ke daerah Malang selatan," katanya.

Untuk mekanisme pendistribusian dilakukan melalui antrean agar tidak menimbulkan kerumunan. Pengambilan maksimal dilakukan dua orang perwakilan penerima.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved