Breaking News:

Yayasan Wings Peduli Serahkan 1.500 Ton Beras Melalui Empat Korem di Jatim untuk Disebarkan ke Warga

Yayasan Wings Peduli menyerahkan 1.500 ton beras melalui empat Korem di Jawa Timur untuk disebarkan kepada warga yang terdampak PPKM Darurat.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Sri Handi Lestari
Perwakilan Yayasan Wings Peduli, Tikno Sudardji (kiri) menyerahkan donasi beras melalui Korem 084/BJ yang diterima mewakili Danrem, Kolonel Inf Agus Supriyanto, sebagai Kepala Seksi Personalia, Senin (19/7/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Yayasan Wings Peduli menyerahkan donasi beras melalui empat kantor Komando Resor Militer (Korem) di wilayah Jawa Timur, dengan total mencapai 1.500 ton, yang dibagikan di Korem 084/Bhaskara Jaya (BJ) Surabaya, Korem 083/ Baladhika Jaya (BDJ) Malang, Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) Madiun, dan Korem 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ) Jombang.

Penyerahan secara simbolis digelar di masing-masing kantor Korem secara serentak, Senin (19/7/2021).

Di Korem 084/Bhaskara Jaya Surabaya, Tikno Sudardji, perwakilan Yayasan Wings Peduli, secara simbolis menyerahkan beras donasi yang diterima Kolonel Inf Agus Supriyanto, sebagai Kepala Seksi Personalia, mewakili Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya.

"Kami mewakili Danrem yang saat ini harus hadir dalam kegiatan serbuan jutaan vaksin. Kami mengucapkan terima kasih atas donasi dari Yayasan Wings Peduli, yang selanjutnya akan kami distribusikan melalui masing-masing Kodim (Komando Distrik Militer)," jelas Agus.

Kodim di bawah Korem 084/BJ meliputi Kodim 0816/Sidoarjo, Kodim 0817/Gresik, Kodim 0826/Pamekasan, Kodim 0827/Sumenep, Kodim 0828/Sampang, Kodim 0829/Bangkalan, Kodim 0830/Surabaya Utara, Kodim 0831/Surabaya Timur, dan Kodim 0832/Surabaya Selatan.

Perwakilan Yayasan Wings Peduli, Tikno Sudardji, mengatakan, aturan mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat telah resmi dijalankan oleh pemerintah, terhitung dari tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

"PPKM Darurat ini sebagai upaya pemerintah guna menekan laju penyebaran Covid-19 yang grafiknya meningkat sangat tajam. Namun juga memberikan dampak, di mana beberapa kegiatan ekonomi harus dihentikan sementara," ujar Tikno.

Akibatnya, akses masyarakat terhadap mata pencahariannya terganggu dan membuat semakin banyak warga yang masuk dalam kategori masyarakat prasejahtera.

"Sesuai arahan presiden, di mana semua pihak wajib turun bekerja sama dalam menangani pandemi ini, khususnya kawan-kawan dari TNI yang ditunjuk langsung untuk membantu upaya pelayanan masyarakat
yang membutuhkan," ungkap Tikno.

Baca juga: Danrem 081/DSJ Tinjau Vaksinasi di Tulungagung, Harap Bisa Lebih Cepat dari Penyebaran Covid-19

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved