Breaking News:

Berita Malang

Ketua DPRD Kota Malang Minta Warga Harus Syukuri Bansos dari Pemerintah Tanpa Harus ada Gejolak

Rencana penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa uang senilai Rp 300 Ribu per bulan dari Pemerintah Kota Malang dalam waktu dekat ini mendapatkan

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Januar Adi Sagita
TRIBUNJATIM.COM/RIFKI EDGAR
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, Senin (31/5/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rencana penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa uang senilai Rp 300 Ribu per bulan dari Pemerintah Kota Malang dalam waktu dekat ini mendapatkan apresiasi dari Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika.

Politisi PDIP itu meminta kepada warga terdampak Covid-19 yang terdaftar untuk menerima bantuan harus dapat mensyukurinya tanpa harus ada perbincangan yang dapat menimbulkan gejolak.

"Bansos ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat. Warga harus syukuri. Jangan menjadi perbincangan yang tidak perlu, karena yang mendapatkan juga warga kita dan saudara kita di bhumi Arema," ucapnya, Rabu (21/7).

Bansos yang diberikan oleh Pemerintah Kota Malang sejauh ini hanya diberikan kepada 2.500 PKL imbas dari adanya PPKM Darurat.

Hal ini imbas dari adanya PPKM Darurat yang kini berganti nama menjadi PPKM Level 4 sampai 25 Juli 2021.

"Sekarang ini yang berjalan memang bantuan dari Kemenkes. Yang mendata juga Kemenkes. Pemda hanya bertugas mendistribusikan sesuai nama dan alamat yang telah terdaftar di Kemenkes. Jadi yang mendapatkan harus dapat mensyukuri," ucapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Malang, Sutiaji berencana akan memberikan bantuan sosial kepada warga kota Malang yang terdapat Covid-19.

Baca juga: Selama PPKM Darurat, Pemkab Trenggalek Salurkan Ratusan Paket Sembako pada Keluarga Isolasi Mandiri

Bantuan tersebut diambilkan dari belanja tidak terduga (BTT) APBD 2021 sebesar Rp 56 Miliar.

Warga yang terdampak Covid-19 akan mendapatkan uang senilai Rp 300 Ribu per bulan.

Ada aekitar 22.861 warga dan 2.500 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berhak menerima bansos.

Kemudian ditambahkan dari pendataan melalui DPRD Kota Malang sekitar 12.023 warga yang menjadi sasaran.

Sedangkan untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) yang merupakan program dari pemerintah pusat sekitar 14.644 orang. Sehingt totalnya ada 52.008 warga Kota Malang yang bakal menerima bantuan sosial.

Kumpulan berita Malang terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved