Breaking News:

Luhut Binsar Pandjaitan Ungkap Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021

Koordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Pandjaitan ungkap alasan pemerintah memperpanjang kebijakan PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021.

Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
Ilustrasi PPKM Darurat di Jawa Timur - Luhut Binsar Pandjaitan Ungkap Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021. 

TRIBUNJATIM.COM - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021.

Sebelumnya, upaya menekan laju penyebaran Covid-19 (virus Corona) itu telah diterapkan pada 3-20 Juli 2021.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Koordinator PPKM Darurat, Luhut Binsar Pandjaitan, kebijakan itu harus diambil lantaran tren kasus Covid-19 masih fluktuatif.

"(PPKM Darurat) diperpanjang. Kenapa sampai tanggal 25? Karena memang kita usulkan, kita pelajari, semua kita dengarkan," ujar Luhut dalam dialog yang ditayangkan Kompas TV, Selasa (20/7/2021) malam.

"Kalau kita lihat trennya, semua flattening. Tapi ini kan fluktuatif, tidak serta merta (menurun), jadi kita sangat hati-hati melihat itu," tutur dia.

Menurut Luhut, data kasus Covid-19 dan tingkat mobilitas masyarakat mulai tampak melandai. Namun, pemerintah perlu mempertimbangkan sejumlah hal sebelum melonggarkan PPKM Darurat.

"Di dunia ini, tidak ada kebijakan habis ditutup langsung dibuka. Pengalaman di India, di Malaysia dan lainnya itu setelah (pembatasan) dibuka, kasus naik lagi eksponensial," ujar Luhut.

"Kita tidak mau seperti itu, karena varian Delta ini tujuh kali lebih dahsyat penularannya daripada varian Alpha," lanjutnya.

Luhut mengatakan, pemerintah akan kembali mengevaluasi pelaksanaan PPKM Darurat. Kemudian, hasil evaluasi akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo pada 25 Juli 2021.

Baca juga: Cerita PKL Banyuwangi Bersyukur Diberi Bantuan Uang Rp 300 Ribu dari Pemkab saat PPKM Darurat

"Sekarang kan tanggal 20 Juli, nanti kalau berjalan baik, artinya kita masih menjalankan protokol kesehatan dan keterisian rumah sakit baik, tanggal 25 Juli akan kita laporkan kepada presiden," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved