Breaking News:

Berita Lamongan

POL Solusi Saat Pandemi Covid-19, Tambah Rp 5 Ribu Saja Belanjaan Sampai di Rumah, Ini Kata Yuhronur

PPKM darurat  diperpanjang hingga 25 Juli 2021 dan akan dilakukan pelonggaran secara bertahap apabila terjadi tren penurunan angka penularan covid-19

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
Bupati Yuhronur Efendi ketika bertandang di kantor PD Pasar Lamongan, Rabu (21/7/2021) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - PPKM Darurat  diperpanjang hingga 25 Juli 2021 dan akan dilakukan pelonggaran secara bertahap apabila terjadi tren penurunan angka penularan Covid-19.

Perpanjangan PPKM darurat tersebut berdampak juga dengan pola transaksi oleh masyarakat, termasuk kebutuhan sehari - hari yang harus dibeli di pasar.

Pemerintah Kabupaten Lamongan tetap menghimbau masyarakat agar tetap stay at home. Namun masih bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan  keluarga.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi memberikan solusi bahwa untuk belanja kebutuhan sehari-hari, masyarakat Lamongan untuk dapat aktif menggunakan platform kebanggaan Lamongan yaitu aplikasi Pasar Online Lamongan (POL) yang telah dikenalkan sejak tahun 2020 lalu.

“Saya melihat dan mengevaluasi kembali POL. Ini memang menjadi salah satu solusi ditengah pandemi, dan masyarakat dengan mudah belanja kebutuhan sehari-hari tanpa harus keluar rumah, " kaya  Bupati Yuhronur Efendi ketika meninjau di kantor PD Pasar Lamongan, Rabu (21/7/2021).

Kehadiran aplikasi POL ditengah masyarakat Lamongan akan terus disempurnakan, evaluasi dan perbaikan dilakukan oleh PD Pasar secara berkala selaku developer aplikasi POL.

“Kita akan terus perbaiki supaya POL nantinya menjadi instrument layanan pemerintah untuk masyarakat yang membutuhkan layanan belanja. Akses terus POL, pasar online lamongan,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk penjual pasar tradisonal yang tetap buka selama masa PPKM darurat, Yuhronu   mengimbau untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dan mematuhi pembatasan-pembatasannya.

“Untuk penjual offline, pemerintah sampai saat ini masih akan mengevaluasi sampai pada tangal 26 juli, " katanya. 

Baca juga: Santri Terseret Ombak Saat Cuci Jeroan Hewan Kurban Ditemukan, BPBD Tuban: 1 Mil dari Lokasi Hilang

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved