Breaking News:

Berita Malang

Tiga Anak Jalani Isoman Tanpa Orangtua di Kota Malang Dapat Pendampingan Psikologis

Tiga anak yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Kec. Kedungkandang, Kota Malang didatangi oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)..

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim/kukuh
Wali Kota Malang, Sutiaji saat berbincang dengan tiga anak yang menjalani isoman tanpa didampingi kedua orang tuanya, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Tiga anak yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya, yang terletak di RT05/RW03, Perumahan Puskopad, Kel. Buring, Kec. Kedungkandang, Kota Malang didatangi oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang bersama tim Sama Ramah Trauma Healing Korban Covid 19, Rabu (21/7/2021).

Seperti diketahui, tiga anak itu berinisial SA, KH dan MA kini hanya sebatang kara menjalani isolasi mandiri. Ibunya yang berinisial IKW, sudah meninggal dunia. Sementara ayahnya SB, tengah mendapat perawatan di RSSA Kota Malang.

Selain itu perlu diketahui juga, anak sulung yang berinisial SA merupakan ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Oleh karena itu, untuk kebutuhan sehari-hari, anak kedua yang berinisial KH yang merawat kakak serta adiknya.

Dalam kunjungannya tersebut, Forkopimda Kota Malang memberikan bantuan paket sembako ke tiga anak tersebut. Sedangkan tim Sama Ramah Trauma Healing Korban Covid-19, memberikan pendampingan psikologis.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penguatan pendampingan psikologis kepada tiga anak tersebut.

"Kami akan menguatkan dengan pendampingan itu. Nantinya, kalau memang ada keterbatasan psikolog, kan ada yang namanya RT/RW Tangguh dan itu juga diperankan," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengungkapkan. Bahwa penuntasan Covid-19, harus dilakukan secara paralel.

"Penuntasan Covid 19 harus paralel, dari saat, sebelum, sesaat dan setelah. Dimulai dari pencegahan, yaitu  pembagian masker. Lalu saat kejadian, yakni vaksinasi massal dan bantuan sosial (bansos). Untuk yang terakhir, yaitu trauma healing ini dilakukan disaat dan setelah. Dan ini harus dilakukan secara bersamaan, dan menggandeng semua pihak terkait," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved