Breaking News:

Liga Inggris

Gara-gara Stadion Baru Everton, Kota Liverpool Kehilangan Status Warisan Dunia

Pembangunan stadion baru di Pelabuhan Bramley Moore di daerah tepi Sungai Mersey membuat Liverpool kehilangan status sebagai warisan dunia

Editor: Taufiqur Rohman
(EVERTON)
tampilan komputer untuk stadion baru Everton di Pelabuhan Bramley Moore, kota Liverpool. 

Editor: Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM - Pembangunan stadion baru di Pelabuhan Bramley Moore serta beberapa pengembangan lain di daerah tepi Sungai Mersey membuat Kota Liverpool kehilangan status sebagai Warisan Dunia dari UNESCO.

Sejak 2004, Liverpool telah menyandang status sebagai Warisan Dunia.

Badan PBB UNESCO ketika itu mengenali sejarah kota Liverpool sebagai pusat perdagangan Kekaisaran Inggris dan juga landmark arsitekturnya.

Kota Liverpool bergabung dengan beberapa situs Warisan Dunia lain seperti Tembok Besar China dan Taj Mahal.

Namun, Liverpool telah masuk daftar Warisan Dunia yang Dalam Bahaya sejak 2012 karena kekhawatiran akan pengembangan di tepi Sungai Mersey sebelum akhirnya keputusan diambil oleh Komite Warisan Dunia UNESCO di China pada Rabu (21/7/2021).

"Penghapusan dari daftar Warisan Dunia adalah kehilangan besar bagi komunitas internasional dan kepada nilai-nilai internasional serta komitmen di bawah Konvensi Warisan Dunia," tulis pernyataan resmi UNESCO.

Kota Liverpool menjadi satu dari hanya tiga situs di dunia yang kehilangan status tersebut sejak daftar pertama dibuat pada 1978.

Dua situs lain yang kehilangan status adalah Suaka Oryx Arab di Oman pada 2007 serta Lembah Dresden Elbe di Jerman pada 2009.

Sekarang ini ada 50 situs yang masuk dalam bahaya dari 1.231 situs Warisan Dunia di seluruh penjuru bumi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved