Breaking News:

Berita Kabupaten Malang

PPKM Darurat Kabupaten Malang Masuk Level 3, Warga Diperbolehkan Makan di Tempat

PPKM Darurat Kabupaten Malang masuk level 3 Covid-19, warga kini diperbolehkan makan di tempat. Namun waktunya tetap dibatasi.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/HAORRAHMAN
Ilustrasi - PPKM Darurat Kabupaten Malang masuk level 3 Covid-19, warga diperbolehkan makan di tempat. Namun waktunya tetap dibatasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kabupaten Malang kini masuk level 3 dalam penanganan Covid-19 (virus Corona) yang sebelumnya memiliki istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

"Kabupaten Malang masuk level 3. Penanganannya hampir sama dengan level 4. Level ini yang menentukan pemerintah pusat," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat ketika dikonfirmasi pada Rabu (21/7/2021).

Wahyu menjelaskan, terdapat keringanan aturan dalam pencegahan Covid-19 kali ini.

Kini warga sudah diperbolehkan makan di tempat alias makan di restoran dan sejenisnya.

"Sesuai regulasi, kami ada beberapa keringanan daripada regulasi sebelumnya. Contohnya sekarang makan boleh di tempat tapi dibatasi waktu 30 menit. Kalau lain-lainnya hampir sama," ucap mantan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang ini.

Kata Wahyu, kebijakan-kebijakan seperti penerapan jam malam masih tetap diberlakukan. Pada pukul 20:00 WIB lampu jalanan masih tetap akan dimatikan.

"Penyekatan tetap. Ada jalan yang tetap ditutup. Operasi yustisi juga tetap dilakukan," beber mantan Camat Tajinan itu.

Wahyu akan menanti efektivitas penerapan aturan dengan istilah baru ini selama sepekan mendatang.

Baca juga: Update Kondisi Terkini Tiga Anak di Kota Malang yang Jalani Isolasi Mandiri Tanpa Orang Tua

"Seminggu ke depan ini akan kami lihat apakah (kasus Covid-19) naik atau turun. Kalau tetap naik berarti harus ada penanganan yang lebih ketat lagi," tuturnya.

Berkaca pada penerapan PPKM Darurat sebelumnya, Wahyu menilai hasil PPKM Darurat masih menunjukkan ritme kasus Covid-19 yang masih fluktuatif.

"Kondisi Covid-19 saat ini masih fluktuatif. Testing kami diperbanyak, tentu ada dampak dari banyaknya tes tersebut. Tapi lebih cepat ditangani," paparnya.

Seperti halnya imbauan sebelumnya, Wahyu mengajak masyarakat tidak bosan menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas.

"Arahan-arahan protokol kesehatan tetap dilakukan secara ketat," tutup Wahyu.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved