Breaking News:

Aksi Protes Pedagang di Surabaya

Nasib Pedagang di Kawasan Sunan Ampel Surabaya Saat PPKM Darurat, Sudah Rugi, Kena Denda Rp 500 Ribu

Pedagang di Kawasan Sunan Ampel Surabaya ceritakan nasibnya selama PPKM Darurat. Omzet turun hingga 80 persen, kena denda Rp 500 ribu.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Fikri Firmansyah
Salah satu Pedagang di Jalan Sasak, Kawasan Sunan Ampel Surabaya, Abah Hussein saat ditemui TribunJatim.com, Jumat (23/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim Network, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berkibarnya bendera putih di Jalan Sasak, Kawasan Sunan Ampel Surabaya menjadi harapan tersendiri bagi Abah Hussein.

Abah Hussein adalah satu dari sekian banyak pedagang di Jalan Sasak yang telah mengalami sendiri bagaimana sadisnya kebijakan Pemerintah dalam menerapkan PPKM Darurat.

Kepada TribunJatim.com, dia menceritakan pernah terkena razia Satpol PP saat PPKM Darurat.

Kata dia, dirinya dituduh melanggar aturan wajib tutup Jam 8 Malam.

Bahkan, saat memarahinya ada umpatan kata kasar.

Baca juga: Kibarkan Bendera Putih, Pedagang di Surabaya Keluhkan PPKM Darurat, Omzet Turun 98 Persen

"Saat PPKM Darurat, saya pernah ke denda 500 ribu oleh satpol pp. Padahal waktu kejadian itu, pas jam 8 malam sebenarnya kami sudah persiapan tutup dan tidak lagi melayani pembeli. Nah, si satpol pp nya marah-marah, bilang JxNxxx ke saya. Terus disugukan juga surat pelanggaran ke saya, yang isinya denda Rp 500 ribu," cerita pria paruh baya itu.

Abah Hussein memilih membayar denda dari pada masuk penjara.

Dia juga menyayangkan pihak satpol pp yang pernah merazianya dan memberikan hukuman denda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved