Breaking News:

Berita Kota Malang

Gotong Royong, Masyarakat Gadang Kota Malang Buat Dapur Umum untuk Warga yang Jalani Isoman

Gotong royong, masyarakat Gadang Kota Malang dirikan dapur umum untuk warga yang tengah menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Ibu-ibu di wilayah RW 03 Kelurahan Gadang, Kota Malang, ketika sedang memasak di dapur umum guna menyuplai warganya yang menjalani isolasi mandiri di rumah, akibat terpapar Covid-19, Jumat (23/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kekompakan warga Kelurahan Gadang, Kota Malang, patut diapresiasi, lantaran telah membangun dapur umum yang diperuntukkan bagi warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) akibat terpapar Covid-19 (virus Corona) di wilayahnya, Jumat (23/7/2021).

Dapur umum ini dibangun atas kepedulian warga yang sering mendengar kabar bahwa ada warga di wilayahnya yang positif Covid-19 dan kemudian melakukan isoman.

Akhirnya warga sepakat untuk membangun dapur umum guna menyuplai warga yang menjalani isoman di wilayah Kedungkandang.

"Awalnya hanya di wilayah kami. Kemudian melalui kepedulian warga, banyak yang menyumbang ke dapur umum ini, dan akhirnya kami bisa memberikan warga yang isoman di seluruh Kelurahan Gadang," ucap Effendi, Ketua RW 3 Kelurahan Gadang, Kota Malang.

Effendi mengatakan, saat ini ada 101 warga di wilayahnya yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Jumlah ini bertambah setelah Kamis (22/7/2021) kemarin hanya ada 91 warga yang menjalani isoman d rumah.

Warga yang menjalani isoman tersebut mendapatkan dua kali jatah makan, yakni di pagi dan siang hari.

Baca juga: Warga Bareng Tolak Keinginan Pemkot Malang yang Hendak Jadikan Hotel Sebagai Safe House

"Dari pengalaman sebelumnya memang banyak isoman yang meninggal dunia. Kemudian kami melihat keluarganya yang juga isoman dan kami merasa kasihan," lanjutnya.

"Dari situlah timbul kepedulian warga. Kami bersepakat membuat dapur umum. Setelah meminta izin pak lurah, puskesmas dan semua mendukung akhirnya kita jalan," ucapnya.

Pembangunan dapur ini dimulai pada tanggal 16 Juli 2021 lalu. Modal awalnya berasal dari warga yang urunan.

Kemudian, dibantu oleh sejumlah komunitas di wilayah Gadang, dan akhirnya banyak bantuan yang datang untuk menyuplai dapur umum warga ini.

"Alhamdulillah bersama teman-teman yang punya komunitas di wilayah Gadang kami hubungi. Mereka sangat antusias dan peduli. Tiap hari ada bantuan datang. Mulai dari nominal, sayur, bahan pokok dan lain sebagainya," ucapnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved