Berita Tulungagung

Pelaksana Proyek yang Terindikasi Bermasalah Kembalikan Uang Rp 711 Juta Lewat Kejari Tulungagung

Pelaksana proyek yang terindikasi bermasalah mengembalikan uang Rp 711 juta lebih lewat Kejaksaan Negeri Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Kejari Tulungagung
Tumpukan uang pembayaran klaim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dari pelaksana proyek Dinas PUPR Tulungagung, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Pemilik CV Glogor Mas Tulungagung menyerahkan uang sebesar Rp 711 juta lebih ke Kejaksaan Negeri Tulungagung, Jumat (23/7/2021).

Uang itu adalah pengembalian klaim kelebihan bayar proyek peningkatan Jalan Jeli-Picisan, tahun 2018.

Menurut Kasi Intelijen Kejari Tulungagung, Agung Tri Radityo, nilai proyek itu lebih dari Rp 3 miliar.

Namun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kemudian mengklaim kelebihan bayar sebesar Rp 906 juta lebih, karena kualitas pengerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi.

Dari jumlah itu, pemilik CV telah mengembalikan uang sebesar Rp 195 juta lebih.

“Setelah kami lakukan penyelidikan dan penyidikan, hari ini pemilik CV yang mengerjakan proyek tersebut melunasi kekurangannya,” terang Agung.

Uang yang dibayarkan pemilik CV Glogor Mas dititipkan di Bank Mandiri Jalan Diponegoro Tulungagung.

Proses penghitungan langsung dilakukan oleh pihak bank, menggunakan sebuah mesin penghitung uang.

Masih menurut Agung, pihaknya telah menggandeng ahli untuk menghitung nilai kerugian dari proyek ini.

Hasil penghitungan ahli, nilai kerugian jauh lebih besar dari nilai klaim BPK RI.

Karena itu Kejari Tulungagung akan menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menghitung ulang.

Baca juga: Tangis Ibu di Tulungagung Tak Bisa Gelar Nikahan Sang Anak Gegara PPKM, Pedih Lihat 3 Hajatan Besar

Jika hasil hitungan BPKP sesuai dengan hitungan ahli, maka klaim yang dibayarkan bisa lebih besar lagi.

“Jadi tergantung hasil penilaian BPKP nanti. Kalau hasilnya sama dengan ahli, klaim yang dibayar lebih besar lagi,” ungkap Agung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved