Breaking News:

Berita Probolinggo

Ratusan Penyandang Disabilitas dan Ojol Dapat Bantuan Sembako dari Polresta Probolinggo

Sebagai wujud empati dan peduli, ratusan penyandang disabilitas dan ojol dapat bantuan sembako dari Polresta Probolinggo.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Polresta Probolinggo bagikan ratusan sembako kepada penyandang disabilitas dan ojol, Jumat (23/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Polresta Probolinggo membagikan ratusan paket sembako kepada penyandang disabilitas dan pengemudi ojek online (ojol). 

Kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan rasa peduli, mengingat banyak warga yang terdampak pandemi Covid-19 (virus Corona) sekaligus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat

Kapolresta Probolinggo, AKBP RM Jauhari mengatakan, pihaknya membagikan sebanyak 500 paket sembako

Sembako ini dibagikan secara bertahap kepada komunitas penyandang disabilitas serta para ojol yang terdampak penerapan PPKM Darurat

"Hari ini kami kembali menyalurkan bantuan berupa sembako kepada para komunitas difabel dan pengemudi ojek online (ojol) yang terdampak pandemi Covid-19," katanya, Jumat (23/7/2021). 

Ia menyebut, bansos berupa kebutuhan pokok itu menyasar fakir miskin, kaum duafa, pekerja tidak tetap dan masyarakat umum yang terdampak pandemi Covid-19.

Jauhari berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan kebutuhan pokok terpenuhi. 

Baca juga: Terdengar 5 Ledakan Saat Terjadi Kebakaran Pabrik Kayu di Probolinggo, Warga Disambut Hawa Panas

"Diharapkan dalam situasi pandemi, pemulihan ekonomi nasional dapat tercapai sebagaimana visi Indonesia Maju," terangnya. 

"Semoga bantuan sosial berupa paket sembako ini, bisa sedikit membantu meringankan beban teman-teman di komunitas difabel dan para pengemudi ojek online (ojol) yang terdampak pandemi Covid-19 serta adanya aturan PPKM Darurat," tambahnya. 

Dia memastikan kegiatan pembagian sembako tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

"Saya mengimbau agar masyarakat dapat bekerja sama menjadi pelopor dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tetap terapkan 5M dalam berbagai aktivitas," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved