Breaking News:

Berita Nganjuk

Turunkan Angka Pengangguran, Disnakerkop UM Nganjuk Perluas Informasi Lowongan Pekerjaan

Untuk menurunkan angka pengangguran, Disnakerkop UM Nganjuk perluas informasi lowongan pekerjaan dan berikan fasilitas para pencari kerja.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
TRIBUN TIMUR
Ilustrasi lowongan kerja Jawa Timur - Untuk menurunkan angka pengangguran, Disnakerkop UM Nganjuk perluas informasi lowongan pekerjaan dan berikan fasilitas para pencari kerja. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disnakerkop UM) Kabupaten Nganjuk berupaya turunkan angka pengangguran di tengah pandemi Covid-19 (virus Corona).

Hal itu di antaranya dilakukan dengan memberikan fasilitas para pencari kerja dan memperluas informasi lowongan pekerjaan.

Kepala Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk, Supiyanto mengatakan, dari data yang ada disebutkan jumlah penduduk usia kerja di Kabupaten Nganjuk mencapai 839 ribu jiwa. Di mana untuk angkatan kerja mencapai 552 ribu jiwa.

"Dengan demikian, ada 287 ribu orang bukan termasuk angkatan kerja yang usianya antara 18 sampai 45 tahun," kata Supiyanto dalam talkshow Radio Suara Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk, Kamis (22/7/2021).

Dari jumlah tersebut, dikatakan Supiyanto, Disnakerkop UM berupaya mengurangi angka yang bukan angkatan kerja. Yakni dengan menggandeng berbagai perusahaan. Apalagi saat ini telah ada Kawasan Industri Nganjuk (KING), sehingga banyak peluang untuk bekerja di sektor industri.

Dicontohkan Supiyanto, ada salah satu perusahaan membuka lowongan pekerjaan bagi 5 ribu tenaga kerja wanita bagian produksi. Di mana 80 persen diprioritaskan bagi warga lokal untuk bekerja.

"Kamipun memfasilitasi peluang tersebut agar warga lokal memiliki akses untuk bekerja di daerah sendiri," ucap Supiyanto.

Baca juga: Ajak Masyarakat Bantu Sesama, Satgas Luncurkan Gerakan Wong Nganjuk Peduli Dampak Covid-19

Ditambahkan Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk, Marsini, agar informasi lowongan pekerjaan bisa sampai kepada masyarakat, pihaknya selalu memanfaatkan website maupun media sosial dan aplikasi Nganjuk Smart City. Serta mengirim surat kepada camat untuk disosialisasikan informasi lowongan pekerjaan itu hingga di tingkat desa.

"Diharapkan dengan langkah tersebut menjadikan masyarakat lapisan paling bawah bisa memperoleh informasi lowongan pekerjaan lebih mudah dan efisien," tutur Marsini.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved