Breaking News:

Berita Gresik

Asmipa Sangat Terdampak Covid-19, Minta Kebijakan Pemerintah Lebih Melihat Masyarakat di Bawah

Asmipa sebagai pelaku Wisata Indonesia sangat terdampak pandemi Covid-19. Prof H Muhammad Ashraf minta kebijakan pemerintah melihat di bawah.

Penulis: Sugiyono | Editor: Hefty Suud
Istimewa/TribunJatim.com
ASMIPA - Diskusi pengurus Asmipa dan jajaran penasehat Asmipa bersama Ketua DPRD Kabupaten Gresik Moch Abdul Qodir. Diskusi terkait ‘dampak Covid -19 dan keprihatinan pelaku wisata yang terpuruk terkena imbas’, Selasa (6/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK –  Organisasi Astana Mitra Pariwisata (Asmipa) sangat terdampak pandemi virus Corona ( Covid-19 ) dan pemberlakukan Pematasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sebab tidak mendapat bantuan dan tidak diperbolehkan berjualan untuk makan di tempat, Minggu (25/7/2021).

Selama pandemi Covid-19 sampai pemberlakuan PPKM Mikro sampai PPKM Darurat, Asmipa sebagai pelaku Wisata Indonesia sangat terdampak pandemi Covid-19.  

“Sekarang ini, anggota Asmipa sudah tidak tahu apa yang mau dimakan buat esok hari. Kami siap mendukung penuh program Pemerintah, tapi hendaknya tolong kebijakan yang akan diambil lebih melihat masyarakat di bawah, bukan memberikan peluang terhadap aparat untuk korupsi dan masyarakat saling bertengkar,” kata Ketua Pembina Asmipa Prof H Muhammad Ashraf dalam rapat zoom bersama Ketua Umum Asmipa dan jajaran pengurus.

Selama penademi Covid-19, Asmipa siap membantu memberi wawasan terhadap masyarakat yang belum siap divaksin dan memberikan contoh protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami memberikan masukan secara terbuka kepada Kepala Negara untuk mengambil sikap dalam mengatasi penyebaran Covid-19 secara tegas, sekaligus masukan mengatasi kesulitan yang dialami bangsa Indonesia,” katanya.

Baca juga: 60 Persen Warga Kabupaten Lumajang Sudah Vaksin Covid-19, Belakangan Antusias Warga Meningkat

Lebih lanjut Prof H Muhammad Ashraf mengatakan, Asmipa memberikan saran dan solusi agar di masa pandemi Covid-19 segera berakhir. Salah satunya dengan program lockdown.

“Sebaiknya pemerintah jangan coba berlakukan PPKM Darurat. Lebih baik, kalau sama-sama mengakibatkan turunnya perekonomian, ya lockdown saja sekalian. Ini akan berjalan dengan baik, bila pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat berupa bantuan dalam insentif berkala. Sesuai kemampuan pemerintah. Dengan catatan merata. Tidak ada pengecualian pada masyarakat mampu atau tidak mampu, karena jika pakai sistem bansos seperti sebelumnya, itu diduga rawan dikorupsi,” imbuhnya.

Selain itu, pemberian bantuan diberikan kepada masyarakat yang telah divaksin. Sebab mereka telah bersedia divaksin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved