Breaking News:

Berita Mojokerto

Pastikan Tak Ada Penimbunan Obat Covid-19, Kejari dan Dinkes Kabupaten Mojokerto Operasi Pasar

Kejari Kabupaten Mojokerto bersama Dinas Kesehatan melakukan operasi pasar. Guna memastikan tidak ada penimbunan obat-obatan penanganan Covid-19.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Mohammad Romadoni
Kepala Kajari, Gaos Wicaksono bersama Dinkes saat operasi pasar guna memanimalisir penimbunan obat-obatan dan tabung oksigen di apotek dan rumah sakit Kabupaten Mojokerto. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto bersama Dinas Kesehatan melakukan operasi pasar guna memastikan tidak ada penimbunan obat-obatan termasuk tabung oksigen di tengah pandemi virus Corona ( Covid-19 ).

Kegiatan operasi pasar itu menyasar sejumlah toko obat di wilayah Mojosari yakni Apotek Kasih Ibu Jalan Masjid, Apotek Ndaru Husada Farma Jalan Gajahmada dan Farmasi Rumah Sakit Sido Waras, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, (25/7/2021).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Mojokerto, Gaos Wicaksono mengatakan kegiatan operasi pasar bersama Dinkes, Polres Mojokerto dan Satpol PP ini lakukan untuk mencegah penimbunan obat-obatan maupun tabung oksigen yang kini sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya mereka yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) akibat terpapar Covid-19.

"Bahwa Kejaksaan turut serta dan mendukung penuh terkait dengan PPKM Darurat sehingga dilakukan operasi pasar ini untuk melihat apalagi terjadi penimbunan baik obat-obatan maupun tabung oksigen yang dibutuhkan warga Isoman," ungkapnya, Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Cara Pengisian Tabung Oksigen Gratis di Depo Bakorwil III Malang, Besok Dibuka Oleh Pemprov Jatim

Gaos menegaskan pihaknya akan memperkarakan siapapun mereka yang  memanfaatkan situasi mengambil keuntungan secara pribadi dengan menimbun obat-obatan dan tabung oksigen tersebut.

Pasalnya, penimbunan barang itu sangat merugikan masyarakat karena mereka sangat membutuhkannya.

"Tentu jika ada pelanggaran (Penimbunan, Red) dan kami akan lakukan penegakkan hukum namun dipastikan tidak ada penimbunan itu di wilayah Kabupaten Mojokerto," jelasnya.

Baca juga: Teatrikal di Alun-alun Kota Mojokerto Suarakan Kesakitan PPKM Darurat, Harap Pandemi Cepat Kelar

Dia menyebut pihaknya hasil tidak menemukan adanya penimbunan obat-obatan dan tabung oksigen dalam kegiatan operasi pasar tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved