Breaking News:

HUT Kota Kediri

Cerita UMKM Tenun Medali Mas Bandar Kidul Bertahan di Tengah Pandemi, Sempat Jual Aset Rp 85 Juta

Pemilik UMKM Tenun Medali Mas Bandar Kidul, Kota Kediri, Siti Ruqoyah beber pengalamannya bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Akira Tandika | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com
Pemilik UMKM Tenun Medali Mas Bandar Kidul, Kota Kediri, Siti Ruqoyah beber pengalaman bertahan di tengah pandemi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Akira Tandika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Di tengah pandemi virus Corona ( Covid-19 ) , banyak cara yang dilakukan pengusaha untuk tetap menjalankan bisnisnya.

Agar mereka tidak sampai mengibarkan bendera putih di kondisi seperti ini.

Termasuk salah satunya adalah Pemilik UMKM Tenun Medali Mas Bandar Kidul, Kota Kediri, Siti Ruqoyah.

Ia merelakan dan mengusahakan apapun agar bisnis yang dijalankan secara turun-temurun itu tetap berjalan.

"Di awal pandemi tahun lalu, saya harus menjual pekarangan seharga Rp 85 juta untuk tetap mempertahankan usaha, dan menggaji 115 karyawan. Tapi, itu hanya bisa digunakan dua pekan awal. Setelahnya, saya puyeng lagi karena tidak bisa menutup biaya itu," terangnya dalam Talkshow HUT ke-1142 Kota Kediri bersama Tribun Jatim Network, Senin (27/7/2021).

Pada minggu ketiga, Siti kembali memutar otak dan menemukan ide baru untuk tetap mempertahankan usahanya.

"Saya diskusi dengan penjahit saya. Mengusulkan pada mereka untuk memproduksi barang yang dicari di masa pandemi ini. Saat itulah kami mulai memproduksi masker tenun ikat," tuturnya.

Rupanya, ide tersebut sangat disambut oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

"Alhamdulillah pak wali sampai borong hingga tiga periode untuk masker tenun. Bahkan, setelah mendapat masker dari pemkot, masih ada orang yang datang ke saya secara langsung untuk memesan lagi," ujar Siti.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved