Breaking News:

Berita Nganjuk

Dorong Peningkatan Kualitas Layanan BUMD, Kang Marhaen Sidak PDAM Kabupaten Nganjuk

Upaya dorong peningkatan usaha, Plt Bupati Nganjuk lakukan inspeksi mendadak (Sidak) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi memberikan arahan kepada jajaran Direksi PDAM Kabupaten Nganjuk saat melakukan inspeksi mendadak untuk mengetahui kualitas pelayanan pada masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Upaya dorong peningkatan usaha, Plt Bupati Nganjuk lakukan inspeksi mendadak (Sidak) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Hal itu dilakukan juga untuk mengetahui kinerja dan pelayanan dari PDAM kepada masyarakat Kabupaten Nganjuk.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, PDAM Kabupaten Nganjuk merupakan pemberi layanan akses air bersih kepada masyarakat. Dengan demikian keberadaan PDAM harus terus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.

"Untuk itu, kehadiran kami di PDAM ini untuk melihat secara dekat seperti apa dan bagaimana aktivitas pelayanan yang disajikan kepada pelangganya,” kata Marhaen Djumadi, kemarin.

Disamping itu, dikatakan Marhaen Djumadi, dalam sidak yang dilakukanya ada beberapa hal yang dibahas bersama dengan jajaran Direksi dan pegawai PDAM Kabupaten Nganjuk.

Mulai dari pelayanan di kantor dan lapangan, seperti layanan air bersih, penegakan disipilin aturan bagi pelanggan yang telat membayar tagihan, hingga rencana peningkatan tarif air.

"Kami merasa pelayanan di PDAM Kabupaten Nganjuk memang perlu ditingkatkan. Aturan bagi pelanggan yang membobol air langganan juga harus ditegakkan, di mana PDAM Kabupaten Nganjuk telah mengalami kebocoran air sekitar 20,52 persen. Dan angka kebocoran itu termasuk tinggi,” ucap Marhaen Djumadi.  

Mengenai kenaikan tarif air bersih, ungkap Marhaen Djumadi, PDAM disilahkan mengajukan usulan ke DPRD Kabupaten Nganjuk. Karena sudah sebelas tahun lamanya tarif air di PDAM Kabupaten Nganjuk belum ada penyesuaian.

"Dan nanti perlu disosalisasikan terlebih dahulu secara intensif ke masyarakat pelanggan air PDAM apabila tarif air ada kenaikan untuk menghindari gejolak dan persoalan,” ucap Marhaen Djumadi.

Sementara Direktur Umum PDAM Kabupaten Nganjuk, Sri Wahyuni Yuliati mengatakan, pihaknya bersama Direksi PDAM lain berterimakasih atas Inspeksi serta motivasi dari Plt Bupati Nganjuk.

Ini setelah Plt Bupati banyak memberikan semangat bagi jajaran Direksi PDAM Kabupaten Nganjuk, terutama pada upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan usulan rencana kenaikan tarif.

"Kami akan berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat pelanggan PDAM Nganjuk yang nantinya juga berkaitan dengan PAD. Dengan begitu kami juga akan membenahi layanan dan akan bekerja lebih maksimal lagi," tutur Sri Wahyuni.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved