Breaking News:

Berita Malang

Resah Soal Perkuliahan Daring, Mahasiswa UM Ramaikan Hashtag #UMApaKabar, Kampus Beri Tanggapan

Keresahan mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) disampaikan lewat media sosial (medsos).

Surya/sylvianita widyawati
Kawasan kampus Universitas Negeri Malang (UM) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) menunjukan keresahan soal perkuliahan daring.

Aliansi UM Apa Kabar yang diinisiasi oleh BEM Fakultas dan DMF se UM. Pada Sabtu (24/7/2021) dilakukan seruan aksi media dengan membuat hashtag #UMApaKabar di Instagram dan Twitter mulai pukul 19.00-22.00 WIB.

Mereka juga melalukan survei mahasiswa UM pada 28-30 Juni 2021.

Surveinya antara lain untuk mengetahui efektivitas dalam perkuliahan daring yang telah dilaksanakan selama tiga semester dll.

Survei tersebut dilakukan lewat google form untuk mahasiswa tiga angkatan, yaitu 2018 ada 401 responden, angkatan 2019 ada 941 responden dan angkatan 2020 ada 1.916 responden.

Total ada 3.258 mahasiswa dari delapan fakultas di UM. Dalam siaran persnya, survei tentang keefektifan perkuliahan daring di UM, sebanyak 1.271 responden menyatakan efektif. Dan sebanyak 927 responden menyatakan tidak efektif.

Sedang penggunaan kuota mahasiswa untuk perkuliahan daring juga beragam. Namun sebagian besar di atas 20 GB.

Sedang survei tingkat pemahaman selama perkuliahan daring, hasilnya beragam. Ada yang tidak paham, kurang paham, cukup paham, sangat paham.

Tentang metode perkuliahan berdasarkan aspirasi mahasiswa UM untuk semester ganjil 2021/2022, sebanyak 42 persen ingin dilaksanakan perkuliahan hibrid. Sebanyak 39,6 persen ingin perkuliahan luring. Dan 18,4 persen ingin tetap daring.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved