Berita Jatim

BMKG Klas II Maritim Tanjung Perak Imbau Masyarakat Pesisir dan Para Nelayan di Jawa Timur 'Waspada'

Peringatan dini gelombang tinggi di perairan Jawa Timur. Begini prediksi BMKG Klas II Maritim Tanjung Perak.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Hefty Suud
Istimewa/TribunJatim.com
lustrasi - Prakiraan BMKG Klas II Maritim Tanjung Perak. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Peringatan dini gelombang tinggi di perairan Jawa Timur (Jatim).

Pasalnya diprediksi akan terjadi di perairan selatan. 

BMKG Klas II Maritim Tanjung Perak mencatatkan peringatan dini ini diprediksi setinggi enam meter mulai pada Rabu hingga Kamis esok. 

Gelombang empat sampai enam meter diprediksi terjadi di kawasan perairan selatan dan Samudera Hindia selatan Jatim.

Sedangkan di perairan utara diprediksi gelombang setinggi 1,25-2,5 meter. 

Baca juga: Suhu di Kota Malang Terasa Lebih Dingin, Tercatat 18 Derajat Celsius, Begini Penjelasan BMKG

“Rinciannya di Perairan Kalteng bagian timur, Laut Jawa utara Bawean,  Laut Jawa selatan Bawean, Laut Jawa barat Masalembo, Laut Jawa timur Masalembo, perairan Utara Madura, Perairan Kepulauan Sapudi, Perairan Kepulauan Kangean dan Selat Madura bagian Timur,” kata Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak, Ady Hermanto, Selasa (27/7/2021). 

Selain gelombang tinggi, angin kencang juga diprediksi menerpa perairan Jatim. 

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara menuju Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 sampai 25 knot, di Indonesia bagian selatan bergerak dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5- 25 knot. 

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan pada dua hari tersebut. 

Baca juga: Salurkan Baksos PPKM Darurat di atas Sungai, TNI-Polri Datangi Perahu Para Nelayan di Gresik

Perahu nelayan harus berhati-hati dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. 

“Kapal tongkang diharap berhati-hati dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter,” imbuhnya. 

Kemudian, kapal fiber menghindari kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,0 meter. 

Selanjutnya kapal ferry untuk kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Lalu, kapal besar diharap menghindari kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas empat meter.

Berita tentang Jawa Timur

Berita tentang BMKG

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved