Berita Jatim

Dindik Jatim Rancang Alat Terapi Penguapan Indra Penciuman, Bantu Redakan Gejala Covid-19

Dindik Jatim mulai kembangkan alat terapi penguapan indra penciuman dan perasa menggunakan bahan herbal. Bantu masyarakat bebas dari gejala Covid-19.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Sulvi Sofiana
Alat terapi penguapan indra penciuman dan perasa bagi pasien Covid-19 yang dikembangkan UPT Pengembangan Teknis Keterampilan Kejuruan (PTKK) Dindik Jatim. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dindik)  Jatim melalui UPT Pengembangan Teknis Keterampilan Kejuruan (PTKK) mulai mengembangkan alat terapi penguapan indra penciuman dan perasa bagi pasien virus Corona ( Covid-19 ).

Meski masih dalam tahap ujicoba, Kepala Dindik Jatim Wahid Wahyudi mengungkapkan inovasi ini merupakan inovasi kedua setelah mobil disinfektan yang dibuat Dindik Jatim di masa pandemi. 

Ia berharap alat terapi penguapan ini ke depan bisa bermanfaat dan membantu pasien Covid-19 ataupun masyarakat luas. 

Pasalnya, alat terapi penguapan menggunakan bahan-bahan herbal.  

"Sementara (alat terapi penguapan) ini masih dalam tahap pengerjaan pengembangan inovasi.  Jadi masih kita proses terus," ujar Wahid, Rabu (28/7/2021). 

Baca juga: Social Safety Net, Pemprov Jatim Guyur Bansos Rp 46,4 Miliar untuk Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Kepala UPT PTKK Dindik Jatim, Wahyu Suryo Herminoko menambahkan alat terapi penguapan ini dibuat untuk membantu masyarakat terbebas dari gejala Covid-19

Karenanya, terapi alat penguapan ini sebenarnya bisa dibuat sendiri oleh masyarakat, meski dengan cara yang sederhana.  

"Kami gunakan modifikasi untuk alat terapi ini. Bahan-bahan kita gunakan rempah-rempah jadi masyarakat yang ingin mencoba membuatnya,  bisa dengan direbus dirumah sampe menguap, uap nya itu yang nanti bisa dihirup perlahan,"  jelasnya.

Bahan rempah yang digunakan diantaranya, daun minyak kayu putih yang dibuang pucuknya, daun sirih temuros,  bunga kenanga,  daun cengkeh kering,  dan jahe yang diambil kulitnya. 

Selanjutnya, semua bahan dicampur kedalam panci yang berisi air, tunggu hingga proses penyulingan dan terapi uap kemudian bisa dihirup secara perlahan.  

"Dengan temuan seperti ini, setidaknya bisa untuk menghilangkan kekhawatiran yang berlebih akan Covid-19. Karena gejala awal hilang indra penciuman dan perasa. Mudah-mudahan ini bisa membantu," harap Narko.  

Baca juga: Perhatikan Gejala Covid-19 Saat Anak Isolasi Mandiri, Ortu Wajib Tahu

Dijelaskan Narko, terapi penguapan bisa dilakukan selama 15 menit dengan jarak 10 sentineter.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved