Berita Malang

Jumlah Vaksin Tak Sepadan dengan Animo Masyarakat Kabupaten Malang, Kadinkes: Stok Kami Tersendat

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo tak menampik jika antusiasme tinggi warga terhadap vaksinasi berbanding terbalik deng

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Erwin
Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin WIcaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo tak menampik jika antusiasme tinggi warga terhadap vaksinasi berbanding terbalik dengan jumlah ketersediaan vaksin.

"Karena stok vaksin kami tersendat, padahal kami siap melakukan vaksinasi kepada 15 ribu orang setiap harinya asalkan distribusinya (vaksin) lancar,” beber Arbani ketika dikonfirmasi.

Arbani menambahkan, pihaknya menerima instruksi dari Pemprov Jawa Timur agar bisa menyuntikkan vaksin kepada 2 juta warga Kabupaten Malang.

"Awalnya kami ditarget mencapai 1,8 juta jiwa yang harus selesai di tahun ini. Untuk sekarang Pemprov Jatim menargetkan sebanyak 2 juta jiwa,” papar pria yang mengawali karir sebagai dokter gigi ini.

Kendati masih dirundung polemik kekurangan vaksin, Arbani meminta warga Kabupaten Malang bersabar.

Pasalnya pihaknya kini masih terus berkomunikasi dengan Kementrian Kesehatan untuk pengajuan vaksin.

Dinas Kesehatan akan mengumumkan lebih lanjut jika ada gelaran vaksinasi massal kembali.

Di sisi lain, Pemkab Malang tengah mengajukan usulan ke Pemprov Jatim untuk menjadikan Save House Rusunawa ASN di Kepanjen menjadi RS Lapangan Covid-19. Usulan RS Lapangan punya urgensi bagi penanganan Covid-19.

"Kami ajukan ke Bu Gubernur agar Save House Rusunawa bisa jadi alternatif RS Lapangan untuk penanganan Covid-19," katanya. (ew)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved