Breaking News:

Berita Jember

Jumlah Warga Isoman di Jember Diragukan oleh Komisi D, Minta Satgas Punya Data Valid

Komisi D DPRD Jember meminta Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember memiliki data valid warga yang sedang isolasi mandiri (isoman).

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Sri Wahyunik
Suasana RDP Komisi D DPRD Jember dengan Dinas Kesehatan Jember, Selasa (27/7/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM,COM, JEMBER - Komisi D DPRD Jember meminta Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember memiliki data valid warga yang sedang isolasi mandiri (isoman).

Komisi D menilai jumlah warga yang sedang isoman lebih banyak daripada data yang dipublikasikan Satgas Penanganan Covid-19 Jember.

Jika mengacu pada data yang dipublikasikan Satgas per 24 Juli, jumlah warga isoman sebanyak 475 orang dari jumlah kasus aktif 1.551 kasus.

Sedangkan pada 26 Juli ada 1.686 kasus aktif, namun tidak ada rincian berapa orang yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan, dan berapa orang yang memilih isolasi mandiri.

Anggota Komisi D mengkritisi validitas data warga isoman tersebut saat rapat dengar pendapat dengan pihak Dinas Kesehatan, tiga RSD, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Selasa (27/7/2021).

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jember Nurhasan meragukan data tersebut.

"Data isoman hanya 400an orang. Padahal pantauan dari kawan-kawan di Komisi D saja, pasti lebih dari itu. Bisa ribuan. Seperti contoh di rumah Bu Sri (anggota Komisi D), bidan desa menyebut ada 20an orang yang isoman. Belum juga di sekitar rumah saya (Gumukmas). Selama ini tidak ada pendataan yang betul komprehensif jumlah warga yang isoman ini," tegas Hasan.

Karenanya Hasan meminta Satgas melalui Dinkes dan jajaran Puskesmas membuat data yang valid.

"Berapa warga yang isoman karena positif, suspek, probabel. Juga warga yang dirawat oleh perawat yang keliling untuk menginfus warga yang sakit. Mungkin tindakan itu ilegal, tapi itu dibutuhkan. Jadi data ini harus benar-benar valid dan pemerintah hadir," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved