Breaking News:

Berita Malang

Pemkab Malang Fungsikan Sekolah Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19, Berhemat Saat Situasi APBD Terbatas

Pemerintah Kabupaten Malang pakai fasilitas pendidikan sebagai tempat vaskinasi Covid-19. Tekan pembiayaan saat situasi APBD terbatas.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Erwin Wicaksono
Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto saat meninjau vaksinasi Covid-19 di SD Asrikaton 1 Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (29/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang memilih menggunakan fasilitas pendidikan sebagai tempat vaksinasi Covid-19.

Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya menghemat anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Hari ini 4 sekolah di Kecamatan Gondanglegi dan Kecamatan Pakis difungsikan sebagai venue vaksinasi massal.

"Sekolah merupakan tempat yang aman, di samping itu tidak sedang digunakan karena sedang belajar daring. Banyak ruangan pula yang bisa digunakan. Alhasil bisa menekan pembiayaan," ujar Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto ketika dikonfirmasi pada Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Progres Vaksinasi Jatim Capai 23,4 Persen, Sebanyak 7,4 Juta Warga Telah Tervaksin Dosis Pertama

Didik mengkiaskan jika kondisi APBD Kabupaten Malang saat ini begitu terbatas.

Penanganan virus Corona ( Covid-19 ) memaksa Pemkab Malang agar efisien menggunakan anggaran.

"Dengan menekan pembiayaan, situasi APBD kita yang terbatas, cara ini masyarakat bisa tervaksin dan anggaran bisa ditekan.  Artinya bisa digunakan untuk kepentingan Covid-19 lainnya," jelas mantan Kepala Desa Tunjungtirto itu.

Didik menegaskan, pemanfaatan APBD untuk penanganan Covid-19 telah terserap baik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved