Breaking News:

Berita Jatim

Gelar Deklarasi Zona Integritas, KPU Jawa Timur Pastikan Optimalnya Pelayanan

Gelar deklarasi zona integritas, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur memastikan optimalnya pelayanan.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Yusron Naufal
Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur saat menyelenggarakan deklarasi pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani, Jumat (30/7/2021).  

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur memastikan akan terus membangun integritas sebagai penyelenggara pemilu. Memastikan tak ada praktik korupsi, nepotisme, serta meningkatkan kualitas pelayanan sesuai tupoksi. 

Hal itu menjadi poin dalam deklarasi KPU Jawa Timur dalam pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani.

Deklarasi itu diikuti oleh seluruh jajaran komisioner KPU dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Ketua KPU Jawa Timur, Choirul Anam mengatakan, pihaknya memang ditunjuk KPU RI sebagai percontohan lembaga penyelenggara pemilu yang menjunjung tinggi integritas. KPU Jawa Timur ditunjuk mewakili lembaga yang sama di wilayah Jawa. 

"Deklarasi ini tujuannya menguatkan integritas penyelenggara pemilu dan sebagai birokrasi bersih anti korupsi dan nepotisme. Dan dalam rangka meningkatkan pelayanan. Pelayanan yang baik dan berkualitas," kata Anam saat dikonfirmasi selepas acara virtual tersebut, Jumat (30/7/2021). 

Menurut Anam, pihaknya memang telah melakukan berbagai hal untuk memastikan optimalnya kinerja sebagai lembaga penyelenggara pemilu.

Setelah penandatanganan pakta integritas, deklarasi itu ingin menunjukkan kepada publik jika KPU Jawa Timur memastikan seluruh kinerja maksimal. 

Tujuan besarnya adalah penyelenggaraan pemilu di Jawa Timur, dapat sesuai ketentuan. Tak ada praktik korupsi.

"Kita ingin penyelenggaraan pemilu di Jawa Timur bebas pungli, bebas KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme), itu yang kita inginkan," sambung Anam yang pernah menjadi anggota KPU Kota Surabaya itu.

Baca juga: Mantan Ketua KPU Jatim Andry Dewanto Ahmad Wafat, Kolega Kenang Figur Ngemong

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved