Breaking News:

Virus Corona

Antibodi Vaksin Sinovac Menurun Setelah 6 Bulan Usai Suntik Dosis Kedua, Benarkah? Cek Penjelasannya

Belakangan ini vaksin Sinovac menjadi sorotan karena disebut antibodinya menurun setelah 6 bulan, benarkah?

Editor: Arie Noer Rachmawati
Istimewa/TribunJatim.com
Ilustrasi vaksin Sinovac dalam program vaksinasi Covid-19 di Kediri. 

TRIBUNJATIM.COM - Program vaksinasi Covid-19 terus digencarkan di Indonesia.

Satu di antara vaksin Covid-19 yang digunakan dalam program vaksinasi Covid-19 ialah vaksin Sinovac.

Adapun vaksin Sinovac dibuat oleh Sinovac China National Pharmaceutical Group.

Nah, belakangan ini vaksin Sinovac menjadi sorotan karena disebut antibodi bentukannya menurun setelah enam bulan usai penyuntikan dosis kedua.

Melansir Kompas.com, Minggu (1/8/2021), vaksin Sinovac diklaim memiliki nilai antibodi yang bagus dan dipercaya mampu melawan infeksi virus Corona.

Baca juga: Cara Mendapat Vaksin Covid-19 Bagi Usia 18 Tahun ke Atas dan Perantau di Jawa Timur, Ini Syaratnya

Adapun kadar antibodi 28 hari setelah penyuntikan dosis kedua vaksin Sinovac adalah 39,6 hingga 49,1.

Angka tersebut tergolong sangat baik, mengingat batas antibodi dinyatakan positif adalah 8.

Namun, setelah enam bulan usai pemberian dosis kedua, nilai antibodi turun hingga di bawah batas antibodi positif, yakni 4,1 hingga 6,7.

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang menjelaskan mengenai efektivitas vaksin Sinovac setelah enam hingga delapan bulan usai pemberian dosis kedua.

Selain itu, batas nilai antibodi yang mampu memberikan perlindungan menyeluruh untuk Covid-19 bergejala parah pun masih belum diketahui.

Baca juga: Ciri-ciri Tertular Virus Corona Varian Delta Menurut Ahli Epidemologi, Hindari 6 Lokasi Rawan ini

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved