Breaking News:

Berita Surabaya

Minggu Depan Surabaya Mulai Lakukan Penyuntikan Vaksin Booster

Vaksin tahap ketiga (Booster) di Surabaya akan dimulai minggu depan. Namun seperti vaksin partama, vaksin ini diperuntukkan tenaga kesehatan (nakes)

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita, Maret 2020. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Nuraini Faiq

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Vaksin tahap ketiga (Booster) di Surabaya akan dimulai minggu depan. Namun seperti vaksin partama, vaksin ini diperuntukkan tenaga kesehatan (nakes) dulu. Vaksin ini akan menyasar sekitar 48.000 nakes.

"Sekitar minggu depan vaksin ketiga akan dimulai di Surabaya. Tapi kami awali lebih dulu untuk para nakes. Ini vaksin Booster dari Moderna," terang Kepala Dinkes Surabaya kata Kepala Dinkes Surabaya Febria Rachmanita, Minggu (1/8/2021).

Kenapa tetap memprioritaskan nakes dulu? Para nakes di saat pandemi covid menjadi Garda terdepan dalam penanganan pasien. Saat ini juga banyak nakes yang terpapar bahkan sampai timbang. Mereka harus dilindungi. 

Setelahnya kelompok rentan lainnya. Sampai saat ini, sudah sekitar 1,4 juta lebih warga Surabaya sampai saat ini sudah tervaksin dosis pertama. 

Dosis kedua sekitar 750.000 warga tervaksin. Pemkot Surabaya sendiri menargetkan 2,2 juta warga Surabaya hingga Agustus 2021 ini sudah tervaksin. Perlu optimalisasi dan percepatan vaksin.

Dengan sudah tervaksin maka tubuh lebih kebal terhadap serangan covid-19. Setidaknya kalau sudah vaksin, serangan covid tidak sampai berakibat fatal. 

"Target kami 70 persen warga sudah tervaksin pada Agustus besok. Tapi Surabaya saat ini kehabisan vaksin. Kami sudah ajukan ke pusat. Dijadwalkan minggu depan datang," kata Kepala Dinkes Surabaya Febria Rachmanita, Kamis (29/7/2021).

Dengan 70 persen warga tervaksin, diharapkan herd immunity masyarakat sudah tercapai. Surabaya sendiir menargetkan setiap hari harus ada 30.000-50.000 warganya tervaksin. 

Baca juga: Lamongan Geger, Mayat Lak-laki Ditemukan Mengapung di Aliran Pengairan Sawah Selatan GDM

Percepatan vaksin akan terus dilakukan untuk mencapai herd immunity. Tapi karena saat ini vaksin habis, kota ini menunggu kedatangan dosis vaksin lagi dari pusat. Semua vaksin telah habis. 

Feni, panggilan akrab Kadinkes Febria Rachmanita menyampaikan bahwa Surabaya terbantukan dengan vaksinasi dari TNI AL melalui Koarmada II Surabaya

TNI AL bekerja sama dengan Pemkot menggelar vaksinasi dengan target sasaran mencapai 25.000 ribu orang yang berakhir Jumat kemarin.

Kadinkes Feni mengimbau kepada semua warga untuk tidak ragu-ragu mengikuti vaksin. "Mari manfaatkan vaksin demi membangun kekebalan tubuh terhadap covid. Denga vaksin setidaknya kalau tertular covid tidak sampai berat," kata Feni. (Faiq) 

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved