Breaking News:

Berita Surabaya

Pengajuan Gugatan Cerai dan Talak Alami Penurunan di Pengadilan Agama Surabaya

Pengadilan Agama (PA) Surabaya mencatatkan kini ada tren penurunan angka perceraian di masa PPKM Level

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Januar
Tribunnews.com
Ilustrasi perceraian di Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pengadilan Agama (PA) Surabaya mencatatkan kini ada tren penurunan angka perceraian di masa PPKM Level. 

Hal ini tercatat dalam tiga bulan terakhir, permohonan pengajuan gugat cerai maupun talak alami penurunan. 

Dari bulan Mei tercatat cerai talak ada 96 perkara, sedangkan cerai gugat ada 271 perkara dengan total 367 perkara. 

Lalu di bulan Juni , cerai talak mengalami kenaikan sebanyak 174, sedangkan cerai gugat ada 509 perkara dengan total 683.

"Untuk bulan Juli masih belum kami total secara keseluruhan," kata Panitera PA Surabaya, Abdus Syakur, Minggu, (1/8/2021). 

Diketahui, faktor menurunnya pengajuan ini karena ada pembatasan jam pelayanan. Serta, pendaftaran perkara. 

"Sehingga ada tren penurunan," ujarnya. 

Jika sebelumnya banyak yang mengajukan permohonan gugat cerai dan talak itu dikarenakan adanya masalah ekonomi yang menyebabkan pasutri yang ajukan cerai maupun talak itu alami perselisihan. 

Bila diakumulasi sejak awal tahun 2021 angka perceraian hanya ada sekitar 800 perkara setiap bulannya. Sebelumnya, bisa sampai ribuan perkara. 

Baca juga: Kakek 70 Tahun di Lamongan Nekat Perkosa Nenek 75 Tahun yang Lumpuh

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved