Breaking News:

Berita Kota Batu

Kadin Kota Batu Imbau Pengusaha Tidak PHK Karyawan, Sebut Aset Penting Perusahaan

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Batu mengimbau pengusaha untuk tidak melakukan PHK karyawan, sebut aset penting perusahaan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Ketua Kadin Kota Batu, Endro Wahyu menjelaskan, para pelaku usaha sebaiknya merumahkan sementara para karyawan yang bekerja daripada harus memutuskan hubungan kerja, Senin (2/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Batu mengimbau para pelaku usaha di Kota Batu untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada para karyawannya, meskipun dalam kondisi sulit seperti saat ini.

Pandemi Covid-19 (virus Corona) tidak hanya dirasakan satu atau dua perusahaan saja, melainkan dirasakan sebagian besar perusahaan, terutama di Kota Batu yang memang banyak perusahaan bergerak di bidang pariwisata.

Ketua Kadin Kota Batu, Endro Wahyu menjelaskan, para pelaku usaha sebaiknya merumahkan sementara para karyawan yang bekerja daripada harus memutuskan hubungan kerja (PHK). Perusahaan tetap membutuhkan karyawan, baik dalam rencana jangka panjang atau menengah.

“Kami mengimbau kepada teman-teman pengusaha, dampak pandemi terhadap Kota Batu begitu hebat. Terhadap pelaku usaha, untuk menahan diri tidak melakukan PHK. Jika memang harus menutup operasional, ya ditutup sementara. Kalaupun harus dibuka, harus menjalankan protokol kesehatan,” kata Endro, Senin (2/8/2021).

Endro beranggapan, perusahaan harus memiliki pemikiran untuk jangka panjang. Pandemi saat ini sama-sama dirasakan oleh masyarakat. Namun ia meyakini, kondisinya tidak akan terus menerus seperti saat ini. Akan ada waktunya bangkit dari keterpurukan dan kembali normal.

“Apapun yang terjadi, pemikiran kami, kondisi ini tidak berlangsung dalam jangka panjang. Sementara kebutuhan perusahaan harus dipikirkan dalam jangka panjang. Saat ramai, perusahaan diam, saat seperti ini, banyak yang teriak. Mari kita ramai-ramai berkorban dengan wujud saling membantu sesama atau berkorban,” paparnya.

Baca juga: Perlu Perwali untuk Dukung Perda Desa Wisata di Kota Batu, Sujono Djonet: Jangan Sampai Terbengkalai

Merumahkan sementara karyawan dengan tetap memberikan imbalan, meskipun tidak penuh, adalah wujud dari pengorbanan tersebut. Di sisi lain, Endro menilai bahwa PHK akan memberi dampak yang lebih buruk terhadap karyawan.

“Karena karyawan adalah aset penting perusahaan. Apalagi jika berita PHK terdengar ke luar, maka kasus Covid-19 di Kota Batu dinilai begitu ganas sehingga orang enggan ke Kota Batu,” papar Endro.

Dalam kondisi seperti ini, tidak ada yang bisa dipersalahkan. Semua pihak bersama-sama berjuang untuk keluar dari pandemi. Endro mengatakan, salah satu aspek penting lainnya adalah kegiatan pascapemulihan ekonomi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved