Berita Pasuruan

Madinah Mart Mudahkan Warga Kota Pasuruan Belanja dari Rumah, Ongkir Cuma Rp 7 Ribu

Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) baru saja melaunching Madinah Mart, Senin (2/8/2021) pagi di Gedung Gradika Kota Pasuruan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) baru saja melaunching Madinah Mart, Senin (2/8/2021) 

Manfaatkan Madinah Mart, Masyarakat Hanya Membayar Ongkos Rp 7.000 Bisa Belanja Dari Rumah

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) baru saja melaunching Madinah Mart, Senin (2/8/2021) pagi di Gedung Gradika Kota Pasuruan.

Madinah Mart adalah sebuah inovasi pelayanan untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat yang sejalan dengan konsep Kota Madinah.

Lantas berapa biaya yang harus dikeluarkan masyarakat saat memanfaatkan layanan madinah mart untuk mencukupi kebutuhan sayuran harian ?

Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, ongkos kirim setiap masyarakat saat menggunakan layanan Madinah Mart itu Rp 7.000.

"Sudah itu ongkos kirim tetap. Berapapun jumlah pesanannya, banyak atau sedikit, jauh atau dekat, tidak ada perubahan. Ongkos kirimnya tetap," kata Gus Ipul.

Menurut dia, banyak yang akan didapatkan masyarakat saat menggunakan layanan madinah mart. Masyarakat tidak harus repot berbelanja ke pasar.

Disampaikannya, masyarakat cukup kirim pesan melalui aplikasi WhatsApp dengan mencantumkan rincian pembelanjaannya itu apa.

"Misalnya lombok, sayur dan sebagainya. Termasuk ikan -  ikan yang dijual di pasar. Harganya juga sudah dicantumkan di awal," paparnya.

Masyarakat hanya perlu mencatat pesanannya dan petugas akan merespon pesanan itu. Kata Gus Ipul, itu juga termasuk menghitungkan total biayanya.

"Di masing - masing pasar ada empat petugas yang berjaga mulai dari pencatatan, pembelanjaan hingga pengantaran. Proses antar diusahakan tidak lama," tambah dia.

Gus Ipul memperkirakan, satu kali proses pengantaran diusahakan sekitar 10 menit, tergantung jarak dan jumlah pesanannya.

"Prinsipnya, saya tekankan tiga hal. Harganya harus sama dengan pasar pada umumnya, tidak boleh lebih mahal, kalau lebih murah tidak apa - apa," tandasnya.

Kedua, kata Gus Ipul, harus sesuai ukurannya. Semisal beli lombok 1 kilogram (kg) isinya harus sama tidak boleh dilebihi atau dikurangi.

"Ketiga jaga ketepatan waktu. Jadi jamgan sampai terlalu lama. Sudah itu aja. Layanan ini akan terus disempurnakan ke depan," paparnya 

Sekadar informasi, untuk menggunakan layanan ini, masyarakat cukup mengirimkan pesan di masing - masing customer service di empat pasar Kota Pasuruan.

Ada layanan nomor whatsapp di Pasar Kebonagung, Pasar Karangketug, Pasar Besar dan Pasar Gading yang sudah diposting di akun media sosial Disperindag Kota Pasuruan

Di Pasar Kebonagung, masyarakat bisa menghubungi nomor 082244916104. Di Pasar Karangketug, 085931269583. Pasar Besar 089699517918. Pasar Gading 082341332905.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved