Breaking News:

Berita Gresik

Pedagang Sapu Keliling di Gresik Sumringah Terima Bantuan saat Memikul Dagangan Keliling Desa 

Di bawah terik matahari, Suparlan terus membawa dagangan sapu keliling dari desa ke desa. Pria paruhbaya itu adalah tulang punggung keluarga.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Suparlan (kiri) saat menerima bantuan paket sembako di Desa Pejanggangan, Kecamatan Manyar, Minggu (1/8/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

 
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Di bawah terik matahari, Suparlan terus membawa dagangan sapu keliling dari desa ke desa. Pria paruhbaya itu adalah tulang punggung keluarga. 

Tidak peduli berapa kilo yang ditempuhnya dengan berjalan kaki sambil membawa sapu, kemoceng, gayung dan lain sebagainya. Diikat di bagian depan dan belakang bambu yang dipikulnya sambil berjalan. 

Pria berusia 56 tahun asal Gresik ini bukanlah warga Manyar. Kebetulan saja saat itu dia berjalan kaki sambil memikul dagangan dari Bungah ke Desa Pejanggangan, Kecamatan Manyar. Jarak yang cukup jauh ditempuh dengan berjalan kaki. Belum ada satupun barang yang laku, namun dia tidak peduli. 
 

Penghasilannya tidak pasti, juga tidak bisa diandalkan mencukupi kebutuhan ekonomi ditengah pandemi Covid-19. Namun laki-laki renta ini tak patah arang. 

Suparlan dinilai sebagai pelaku ekonomi kecil terdampak pandemi berkepanjangan dan penerapan PPKM Level 4 di Gresik yang berhak menerima bantuan sosial dari TNI-POLRI. 

Tiba di Desa Pejangganan langkah pedagang keliling ini terhenti setelah dipanggil sesosok Polisi berperawakan tinggi besar. Ialah Aiptu H Asyhari Bhabinkamtibmas desa setempat. 

Didampingi Babinsa, lalu anggota Polsek Manyar ini mengulurkan tangan memberikan tas bertuliskan kita Indonesia bantuan sosial Covid-19, berisikan 5 kg beras dan minyak goreng 2 liter. 

“Alhamdulilah meski belum ada yang laku, Allah SWT memberikan rezeki dalam bentuk lain,” kata Suparlan. 

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto memerintahkan jajarannya hingga tingkat Bhabinkamtibmas untuk membantu warga terdampak pandemi dalam penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Selain itu, dia juga meminta anggota keliling untuk menyalurkan secara door to door atau dari rumah ke rumah untuk menghindari kerumunan. 

Baca juga: DPRD Surabaya Bakal Atur Tata Kelola Apartemen di Surabaya, Antisipasi Praktik Nakal Pengembang

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved