Breaking News:

Berita Nganjuk

Vaksinasi Covid-19 Belum Capai Target, DPRD Nganjuk Minta Penjelasan Dinkes Telusuri Penyebabnya

Proses percepatan program vaksinasi Covid-19 mendapat perhatian serius Komisi 4 DPRD Kabupaten Nganjuk

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Januar
Shutterstock by Chaay_Tee
Ilustrasi vaksin COVID-19 di Nganjuk 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network,

Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Proses percepatan program vaksinasi Covid-19 mendapat perhatian serius Komisi 4 DPRD Kabupaten Nganjuk.

Ini setelah hingga kini target vaksin Covid-19 di Kabupaten Nganjuk masih belum mencapai target dalam menekan penyebaran virus corona.

Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Nganjuk, Edy Santoso mengatakan, vaksin Covid-19 menjadi salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus corona yang masih cukup tinggi penambahanya di Kabupaten Nganjuk. Akan tetapi vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan belum dapat memenuhi target.

"Ada persoalan apa sampai target vaksinasi belum tercapai di Kabupaten Nganjuk, padahal vaksin itu diperlukan dalam upaya mencegah penularan covid-19 yang cukup tinggi sekarang ini," kata Edy Santoso, Selasa (3/8/2021).

Disamping itu, dikatakan Edy Santoso, meski gerakan vaksinasi yang juga telah dilakukan oleh jajaran Polri dan TNI dengan memaksimalkan potensi tenaga medis yang dimiliki ternyata juga belum mampu mencapai target menjadi pertanyaan tersendiri. Karena bagaimanapun, seharusnya dengan kemampuan tenaga medis untuk melaksanakan vaksinasi di Kabupaten Nganjuk dirasa sudah cukup memadai maka target vaksinasi seharusnya bisa tercapai.

"Makanya, kami akan ikut membantu sesuai tupoksi dan kewenangan yang ada dalam percepatan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Nganjuk kalau memang ada hambatan di lapangan," tandas Edy Santoso.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, RR Heni Rochtanti menjelaskan, belum tercapainya target dikarenakan adanya keterbatasan jumlah vaksin yang diterima Dinkes Kabupaten Nganjuk. Dimana kebutuhan vaksin covid-19 dalam kegiatan vaksinasi mencapai 1000 vial setiap hari tetapi Pemprov Jatim hanya mendistribusikan sekitar 125-145 vial vaksin covid-19 per harinya.

Baca juga: Penerima Bantuan Eks Pasung Hanya 10 Orang di Sumenep Madura

"Adanya keterbatasan jumlah vaksin tersebut menjadi penyebab utama mengapa vaksinasi covid-19 di Kabupaten Nganjuk belum mencapai target," kata Heni Rochtanti.

Sebenarnya, dikatakan Heni Rochtanti, perhari di Kabupaten Nganjuk ditargetkan sebanyak 8 ribu orang tervaksin covid-19. Namun dalam pelaksanaanya dalam sehari jumlah warga tervaksin hanya mencapai kisaran 5 ribu orang. Padahal, untuk kesiapan tenaga vaksinator dan fasilitas pelaksanaan vaksin sudah terpenuhi semua.

"Makanya kami mengharapkan bantuan DPRD Kabupaten Nganjuk bila memiliki hubungan baik dengan Pemprov Jatim bisa menambah kuota vaksin untuk percepatan program vaksinasi dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19 sekarang ini," tutur Heni Rochtanti. (aru/Achmad Amru Muiz)  

Kumpulan berita Nganjuk terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved