Breaking News:

Berita Tulungagung

1.000 ODGJ Tanpa NIK di Tulungagung Dijadwalkan Menerima Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

1.000 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tanpa NIK di Tulungagung dijadwalkan akan menerima vaksin Covid-19 dosis pertama.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/David Yohanes
Vaksinasi Covid-19 untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kecamatan Kauman, Tulungagung, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung tengah menyiapkan sekitar 1.000 dosis vaksin Covid-19 (virus Corona) untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Mereka adalah para ODGJ yang sebelumnya tidak bisa mengikuti vaksinasi, karena belum mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Jumlah ini bertambah setelah pembaruan data, dari sebelumnya 800 ODGJ.

Menurut Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Tulungagung, Didik Eka, ODGJ yang belum punya NIK akan mendapat perlakuan berbeda.

“NIK itu diperlukan untuk sistem pelaporannya. Karena mereka belum punya NIK, maka sistem pelaporannya yang dibedakan,” terang Didik, Rabu (4/8/2021).

Dengan sistem pelaporan ini, para ODGJ tetap bisa mengakses vaksin dan tercatat di pusat data.

Vaksin yang dipersiapkan untuk para ODGJ adalah Sinopharm, dengan waktu jeda untuk dosis ke-2 hanya 21 hari.

Mereka akan menerima suntikan dosis pertama sebelum 3 September 2021.

“Maksimal tidak boleh lewat 3 September untuk dosis pertama. Kami akan melaksanakannya,” sambung Didik.

Baca juga: Demi Bantu Warga di Masa Pandemi, Warung Mbok Berkah Tulungagung Mematok Harga Makanan Hanya Rp 2000

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved