Breaking News:

Berita Probolinggo

Enam Pelaku Peredaran Obat Keras Yang Sasar Anak Sekolah Diringkus Polres Probolinggo

Polres Probolinggo membongkar kasus peredaran obat-obatan golongan G (keras), yakni jenis pil Dextrometrophan dan Trihexipendly.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Samsul Arifin
istimewa/Polres Probolinggo
Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi (tengah) menunjukkan barang bukti ribuan pil Dextrometrophan dan Trihexipendly saat rilis, Rabu (4/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Polres Probolinggo membongkar kasus peredaran obat-obatan golongan G (keras), yakni jenis pil Dextrometrophan dan Trihexipendly.

Dalam kasus ini polisi membekuk enam tersangka pengedar obat tersebut. Salah satu pelaku, Irma Saefawati mengaku sudah menjadi penjual obat Dextro dan Trex selama 1 bulan.

Dalam sebulan itu ia sudah menjual sebanyak 2 box obat atau 2000 butir.

"Saya menjual pil itu ke anak sekolahan via online," katanya, Rabu (4/8/2021).

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan dari tangan enam tersangka pihaknya mengamankan sebanyak 10.175 butir pil.

Baca juga: 20 Anggota Polres Probolinggo Positif Covid-19, Pelayanan Pengurusan SKCK dan SIM Berjalan Normal

Rinciannya, pil Dextrometrophan berjumlah 7955 butir dan pil Trihexipendly (Trex) 2220 butir.

"Rata-rata pengguna pil ini meminum sekitar 10 butir dalam sekali penggunaan. Artinya, apabila ada 10.000 butir lebih pil yang diamankan maka sekitar 1000 pemuda berhasil terselamatkan dari penyalahgunaan obat-obatan ini," ungkapnya.

Selain Irma Saefawati, polisi meringkus Rizky Prayono asal Kecamatan Sukapura, Yudianto asal Kecamatan Kuripan, Sukardono asal Kecamatan Kraksaan, Khoirul Arifin asal Kecamatan Lumbang dan Fendik Subbandi asal Kecamatan Kraksaan.

Totalnya, ada enam tersangka yang harus meringkuk di dalam penjara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved