Breaking News:

Berita Surabaya

Stok Vaksin Covid-19 Kosong di Surabaya, Wakil Ketua DPRD Reni Astuti: Semoga Segera Dipenuhi

Pelaksanaan vaksinasi virus Corona dosis dua terhadap warga Surabaya terlambat karena stok vaksin Sinovac kosong. Wakil Ketua DPRD Reni Astuti soroti.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Zainal Arif
Vaksinasi Covid-19 Massal di Graha Unesa, Jalan Citra Raya Unesa, Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya, Selasa (3/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febnrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelaksanaan vaksinasi virus Corona ( Covid-19 ) dosis dua terhadap sejumlah warga Surabaya mengalami keterlambatan.

Hal itu lantaran ketersediaan stok vaksin Sinovac yang dimiliki Pemerintah Kota Surabaya kosong.

Kondisi tersebut menjadi sorotan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti.

Politikus Partai PKS tersebut mengaku mendapatkan banyak pertanyaan terkait jadwal penyuntikkan dosis kedua.

"Banyak yang kemudian datang ke Puskesmas tapi belum tersedia, sementara jadwal vaksinasi Sinovac dosis dua sudah jatuh pada hari-hari ini," ungkap Reni, Rabu (4/8/2021). 

Baca juga: Vaksin Sinovac untuk Dosis Kedua di Surabaya Langka, Pemkot Menunggu Percepatan Distribusi

Reni mendorong Dinas Kesehatan Kota Surabaya untuk menyampaikan informasi terkini mengenai ketersediaan stok vaksin Covid-19 jenis Sinovac itu kepada warga Kota Pahlawan.

Menurutnya, informasi tersebut juga memberikan ketenangan bagi warga yang telah menjalani vaksinasi dosis satu, dan sedang menunggu jadwal vaksinasi dosis kedua.

"Jika sudah ada jadwal dan tempat vaksinasi kedua segera disampaikan ke warga. Jangan melebihi waktu yang telah ditentukan. Saya khawatir akan berdampak pada efektivitas vaksin dalam membentuk antibodi," tutur Reni.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved