Breaking News:

Berita Gresik

Gus Yani Kukuhkan Ketua Perkumpulan BPD 2021-2026, Harapkan BPD dan Kades Sinergi Bangun Gresik Baru

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), mengharapkan kepada seluruh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kepala Desa (Kades) agar selalu

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) saat melantik pengurus Perkumpulan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kabuaten Gresik, Rabu (5/8/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), mengharapkan kepada seluruh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kepala Desa (Kades) agar selalu berkolaborasi dan bersinergi dalam melaksanakan pembangunan di desa, Kamis (5/8/2021). Harapannya, tercapainya kesejahteraan masyarakat di desa-desa.

Bupati Gus Yani sebagai ketua Dewan Pembina BPD, telah mengukuhkan Suyanto sebagai Ketua Umum BPD masa bakti 2021-2026. Pengukuhan tersebut dihadiri Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir serta Kapolres Gresik dan Kodim 0817 Gresik.

Bupati Gus Yani meminta agar BPD dan Kades selalu berkolaborasi dan bersinergi dalam melaksanakan pembangunan di desa. Gus Yani juga meminta kepada seluruh anggota BPD agar jangan menjadi beban baru bagi penyelenggaraan Pemerintahan desa. “Sebaiknya saling menganggap bahwa BPD dan Kades sebagai mitra strategis,” kata Gus Yani, yang pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Gresik.

Lebih lanjut Gus Yani berharap, BPD dalam bekerja menjalankan tugasnya, Kepala Desa dan BPD harus selalu bermusyawarah. “Kades sebagai kepanjanan tangan Pemerintah di desa, sedangkan BPD merupakan perwakilan masyarakat desa. Kalau kedua lembaga desa ini saling bersinergi, maka pembangunan untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat di desa segera terwujud,” imbuhnya.

Sementara, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir mengatakan, antara Kepala Desa dan BPD tidak ada bedanya. Seperti yang disampaikan Bupati Gus Yani, agar keduanya bisa bekerjasama untuk mewujudkan pembangunan desa. Keduanya harus bermusyawarah dan bersinergi.

“Dalam penganggaran pembangunan misalnya, BPD harus berada dalam satu ruang untuk menyusun anggaran Pemerintahan di desa, sehingga anggaran yang tersusun bisa saling mendukung untuk kesuksesan pembangunan di desa tersebut,” kata Abdul Qodir yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Gresik.

Baca juga: Terjawab Sebab Sebenarnya Soeharto Beri Soekarno Gelar Pahlawan Proklamasi, Sempat Picu Perdebatan

Sedangkan Ketua pengurus Perkumpulan BPD Kabupaten Gresik, Suyanto didampingi sekretaris umum Masduki, mengatakan, lahirnya perkumpulan BPD ini atas dorongan seluruh anggota BPD se Kabupaten Gresik. Totalnya ada 2.548 orang se Kabupaten Gresik.

Dalam menjalankan tugasnya, BPD bersama seluruh kepala Desa se Kabupaten Gresik untuk bersama-sama membangun dengan semangat Gresik baru.

“Insyaallah, sinergitas ini akan lebih memberikan percepatan pembangunan di tingkat desa seluruh desa di Kabupaten Gresik,” kata Suyanto, yang juga sebagai Dekan Hukum di Universitas Gresik. (ugy/Sugiyono). 

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved