Breaking News:

Berita Nganjuk

Insentif 374 Nakes di Nganjuk Akhirnya Cair, Plt Bupati: Untuk Bulan Berikutnya Menunggu Verifikasi

Pemkab Nganjuk mencairkan insentif untuk tenaga kesehatan (Nakes) RSUD Nganjuk dan RSUD Kertosono.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi memberikan arahan kepada jajaran Direksi PDAM Kabupaten Nganjuk saat melakukan inspeksi mendadak untuk mengetahui kualitas pelayanan pada masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pemkab Nganjuk mencairkan insentif untuk tenaga kesehatan (Nakes) RSUD Nganjuk dan RSUD Kertosono.

Masing-masing untuk RSUD Nganjuk sebanyak 232 nakes dengan total insentif mencapai sekitar Rp 4,4 miliar, dan untuk RSUD Kertosono sebanyak 142 nakes dengan total insentif mencapai sekitar Rp 2,6 miliar.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, pencarian insentif nakes tersebut untuk bulan September hingga Desember tahun 2020 saja.

Sedangkan untuk insentif Nakes di bulan Januari hingga Maret 2021 masih dalam proses verifikasi internal di antaranya dari BPBD, BPKAD dan lainnya di Pemkab Nganjuk.

"Pencairan dana insentif untuk nakes tersebut sesuai dengan janji kami pekan ini insentif cair. Dan untuk insentif bulan berikutnya menunggu verifikasi dahulu," kata Marhaen Djumadi, Kamis (5/8/2021).

Dijelaskasn Marhaen Djumadi, dari dana insentif yang ditransfer melalui Bank Jatim tersebut terdapat selisih dari pembayaran.

Hal itu dikarenakan adanya pembulatan dana insentif yang dicairkan untuk nakes. Dan anggaran sisa tersebut akan dikembalikan ke kas daerah atau tidak ada uang sisa insentif yang disimpan di rekening Bank Jatim.

"Dan seluruh pencairan insentif untuk nakes dilakukan sesuai dengan SE bersama antara Kemendagri dengan Kemenkes tertanggal 28 Juli 2021," ucap Marhaen Djumadi.

Dengan adanya SE bersama tersebut, menurut Marhaen Djumadi, menjadi payung hukum yang jelas dan kuat dalam percepatan pencairan dana insentif untuk nakes.

Di mana payung hukum tidak hanya dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang memperbolehkan pencairan insentif Nakes dari APBD, DAU, Dana Bagi Hasil, ataupun dana Bantuan Operasional Kesehatan, dan sebagainya.

Memang, diakui Marhaen Djumadi, pencairan insentif untuk nakes juga sebagai komitmen dari Pemkab Nganjuk.

Di mana pembayaran insentif Nakes di RSUD Nganjuk dan RSUD Kertosono tersebut yang sempat tertunda pembayaranya dan hari ini bisa dicairkan semuanya.

"Alhamdulillah kami bisa membayar insentif untuk nakes meski sempat tertunda dan berpolemik di masyarakat. Dan kami pun mengharapkan dengan sudah dicairkanya insenfit bisa menjadi semangat dan motivasi bagi nakes untuk lebih maksimal dalam menjalankan tugasnya untuk penanganan perawatan warga positif Covid-19," tutur Marhaen Djumadi.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved