Berita Jember

45 Warga Dusun Kendalan Terpapar Covid-19, Depan Gang Ada Poster 'Dilarang Masuk, Ngeyel Keplaaak'

Ada 45 orang terpapar Covid-19. Komunitas Arek Kendalan bikin poster 'dilarang masuk, ngeyel keplaak' di jalan masuk gang Dusun Kendalan.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Hefty Suud
Istimewa/DPD Nasdem Jember
Pengurus DPD Partai Nasdem Jember ketika mengunjungi lokasi isolasi mandiri warga Dusun Kendalan Desa Semboro, Jember, Kamis (5/8//2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Sebuah poster berbunyi antara lain 'perhatian dilarang masuk wilayah Kendalan, anda memasuki wilayah ngeyel keplaaak' terpasang di jalan masuk sebuah gang di Dusun Kendalan Desa/Kecamatan Semboro.

Poster yang dipasang pada sebuah palang bambu sekaligus portal gang itu diunggah oleh Wakil Ketua DPRD Jember yang juga Wakil Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Jember Dedy Dwi Setiawan, Kamis (5/8/2021).

Ada juga poster bertuliskan 'stop coronavirus', yang disertai dengan tiga nomor telepon genggam. Nomor ponsel yang dibagikan salah satunya milik Pak Kampung, alias kepala dusun.

Nomor telepon itu bisa dihubungi oleh tamu yang hendak berkunjung, seperti yang ingin memberikan bantuan kepada warga yang sedang isolasi mandiri.

Baca juga: 1.000 Pelajar SMKN 5 Jember Jalani Vaksinasi Covid-19 Bantuan Pemprov Jawa Timur

Poster tersebut dibuat oleh Komunitas Arek Kendalan (Arken) Desa Semboro.

"Ya, itu poster di jalan masuk sebuah gang di Dusun Kendalan. Kami dari DPD Partai Nasdem Jember tadi mengunjungi dusun tersebut, sekaligus untuk memberikan bantuan kepada warga yang sedang isolasi mandiri di dusun tersebut," ujar Dedy, Kamis (5/8/2021).

DPD Nasdem Jember ke dusun tersebut memberikan bantuan ke dapur umum di dusun tersebut. Dapur umum itu untuk memasok makanan warga yang sedang isolasi mandiri.

DPD Nasdem Jember juga memberikan bantuan paket sembako kepada 50 kepala keluarga di satu gang tersebut.

Baca juga: Penebar Teror Wafer Berisi Paku, Beling dan Patahan Cutter di Jember Ditangkap, Sebut Tolak Balak

Berdasarkan data di tempat itu ada 45 orang yang sedang terpapar virus Corona ( Covid-19 ) dan sedang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Selain itu, juga terdata lima orang meninggal dunia. Lima orang itu, dua orang meninggal di rumah sakit, dan tiga orang meninggal di rumah.

"Jadi kalau ngenyel masuk wilayah itu jelas dikeplak," tegas Dedy.

Upaya itu sebagai salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Disamping itu, warga yang isoman mendapatkan bantuan makanan dari dapur umum yang digagas oleh Komunitas Arken bersama Pemerintah Desa setempat.

Berita tentang Jember

Berita tentang virus Corona

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved