Breaking News:

Berita Kota Batu

Pemkot Batu dan Kejaksaan Negeri Kota Batu Imbau Pengembang Segera Serahkan PSU

Pemkot Batu dan Kejaksaan Negeri Kota Batu mengimbau para pengembang untuk segera menyerahkan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU).

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko memberikan keterangan pers didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu, Supriyanto. Pemkot Batu yang bekerja sama dengan Kejari Kota Batu mengimbau kepada pengembang segera menyerahkan PSU ke pemerintah daerah agar layanan kepada masyarakat lebih maksimal, Jumat (6/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Pengembang perumahan di Kota Batu diimbau untuk segera menyerahkan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU).

Pemkot Batu menggandeng Kejaksaan Negeri Kota Batu untuk memaksimalkan penagihan PSU dari para pengembang.

PSU merupakan kelengkapan fisik untuk mendukung terwujudnya perumahan yang sehat, aman dan terjangkau.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Batu, Bangun Yulianto menjelaskan, PSU merupakan kewajiban dari pengembang ketika membuka klaster baru.

Pembeli di klaster tersebut berhak mendapatkan pelayanan PSU seperti jalan, drainase, lampu jalan, dan taman. Ketika PSU itu sudah dibangun oleh pengembang, maka haknya dialihkan ke pemerintah daerah.

“Jadi itu wajib untuk segera direalisasikan dan diserahkan ke Pemkot Batu sehingga semua kavling terbeli, kelanjutan dari operasional bisa ditangani oleh Pemkot Batu. Sehingga masyarakat yang tinggal di komplek itu terjamin pelayanannya,” papar Bangun, Jumat (6/8/2021).

Pihaknya menggandeng Kejari Kota Batu untuk memastikan legal formal pengalihan hak dari pengembang ke Pemkot Batu. Pasalnya, setelah dialihkan ke pemerintah daerah, maka aset tersebut menjadi milik pemerintah daerah. Pemerintah daerah wajib memberikan pelayanan kepada penghuni di klaster tersebut.

“Kami melakukan rapat dengan para pengembang yang secara administrasi sudah menyerahkan PSU ke pemkot. Ini dalam rangka penyiapan penyerahan secara fisik karena masing-masing pengembang kondisinya berbeda,” terang Bangun.

Kerja sama dengan Kejari Kota Batu itu juga untuk menghindari potensi penyelewengan penggunaan aset. Bangun menjelaskan, tidak sedikit pengembang yang sulit untuk menyerahkan PSU ke Pemkot Batu. Bahkan beberapa di antaranya sudah tidak jelas alamat kantornya.

Baca juga: Perumdam Among Tirto Pasang 750 Sambungan Air Bersih ke Warga Kota Batu Berpenghasilan Rendah

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved