Breaking News:

Berita Kabupaten Malang

SPBI Sebut Pandemi Covid-19 dan PPKM Buat Masa Depan Kerja Pegawai Kontrak Makin Rentan

Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) sebut pandemi Covid-19 dan PPKM membuat masa depan kerja pegawai kontrak semakin rentan.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Aksi protes buruh rokok di Kabupaten Malang, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Situasi pandemi Covid-19 (virus Corona) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang terus diperpanjang, disebut akan mempengaruhi masa depan kerja para buruh, yang menjadi semakin rentan.

Analisa tersebut diungkapkan Ketua Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI), Andi Irfan.

Andi mengatakan, analisa yang ia sampaikan itu mengacu pada fakta-fakta yang ia lihat sejauh ini.

Menurutnya, pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, terdapat dua hal yang mengancam masa depan kerja buruh.

"Buruh yang diposisikan sebagai pekerja kontrak sebagian besar dihadapkan pada diputus kontraknya atau gak diperpanjang. Kalau pekerja tetap sebagian ada yang dikurangi jam kerjanya jadi berkonsekuensi terhadap pengurangan gaji. Sebagian juga ada yang dirumahkan," ungkap Andi ketika dikonfirmasi, Jumat (6/8/2021).

Dari dua tipikal status kerja tersebut, Andi menyebut nasib pegawai kontrak paling rentan terdampak saat pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Ritme bisnis perusahaan yang tidak stabil hingga pemulihan ekonomi yang belum membuahkan hasil, jadi sentimen negatif yang mempengaruhi kerentanan tersebut.

"Paling rentan itu mereka yang kontrak. Walaupun kontrak kerja secara verifikasi hukum juga belum tentu benar dikontrak, tapi‚Äč fakta di lapangan para pekerja tidak punya keberanian untuk melawan, akhirnya pasrah," sebutnya.

Dia menuturkan, perusahaan di Kabupaten Malang makin ramai mempekerjakan pegawainya dengan status kontrak. Namun, di tengah jalan, ketika perusahaan menemui dinamika, di situlah kerentanan nasib buruh kontrak terjadi.

Baca juga: Tak Ingin Ribet, Bupati Malang Enggan Bikin Aturan Vaksinasi Covid-19 Syarat Mengurus Layanan Publik

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved