Breaking News:

Berita Nganjuk

175 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Nganjuk Sudah Terapkan Layanan Adminduk Online

Sebanyak 175 desa dan kelurahan di Kabupaten Nganjuk sudah menerapkan layanan adminduk online. Warga cukup mengurus di kantor desa.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Achmad Amru Muiz
Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nganjuk, Slamet Basuki, Minggu (8/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Sebanyak 175 desa dan kelurahan di Kabupaten Nganjuk telah terapkan sistem layanan administrasi kependudukan (adminduk) secara online.

Sisa sebanyak 100 desa dan kelurahan di Kabupaten Nganjuk diharapkan akan secepatnya menyusul untuk dapat memberikan layanan adminduk online.

Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Nganjuk, Slamet Basuki mengatakan, jenis layanan adminduk yang bisa diurus di kantor desa dan kelurahan di Kabupaten Nganjuk di antaranya Kartu Tanpa Penduduk (KTP) elektronik, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, Akta Perceraian, dan sebagainya.

"Dengan demikian, warga yang ingin melakukan pengurusan adminduk yang dibutuhkan sudah tidak perlu repot ke sana-ke mari, cukup mengurus di kantor desa secara online," kata Slamet Basuki, Minggu (8/8/2021).

Dijelaskan Slamet Basuki, kemudahan lain dalam pengurusan adminduk juga bisa dilakukan secara mandiri melalui aplikasi Sedudo di website Pemkab Nganjuk.

Dalam aplikasi tersebut, sudah disediakan petunjuk dan cara pengurusan adminduk online melalui vidio. Yakni untuk mengurus KIA, KTP, Akta Lahir, Daftar Sedudo, NIK KK online, dan sebagainya.

"Yang jelas, dalam aplikasi Sedudo tersebut sudah disediakan semuanya untuk membantu warga dalam pengurusan adminduk online secara mandiri dari rumah, bahkan konsultasi dilayani hingga 24 jam bila kurang jelas," ujar Slamet Basuki.

Baca juga: Dinkes Nganjuk Akan Berikan Fasilitas Pemakaman Jenazah Warga Isoman Diduga Covid-19

Memang, diakui Slamet Basuki, layanan adminduk online dari Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk masih terus dilakukan penyempurnaan. Hal itu dimaksudkan untuk semakin meningkatkan kualitas dari layanan pengurusan adminduk kepada warga.

Ini dikarenakan sebelum adanya layanan adminduk online selalu timbul persoalan antrean, blangko kosong, dan sebagainya. Bahkan, tidak jarang layanan dari Dispendukcapil seringkali mengundang keluhan dan aduan dari warga.

"Maka dari itu, seiring dengan perkembangan teknologi informasi, kami dapat manfaatkan sebaik-baiknya untuk memberikan kemudahan layanan kepada warga Kabupaten Nganjuk. Dan itu juga sebagai implementasi dari Tri Cita Bhakti Kepala Daerah Kabupaten Nganjuk sekarang ini," tutur Slamet Basuki.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved