Breaking News:

Berita Bisnis

Arzeti Bilbina Apresiasi Uji BPOM atas Keamanan Galon Guna Ulang PC: Air Minumnya Aman Dikonsumsi

Arzeti Bilbina sangat mengapresiasi uji migrasi Bisfenol A (BPA) yang dilakukan BPOM terhadap air minum dalam kemasan galon guna ulang berbahan PC.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM
Anggota DPR RI Arzeti Bilbina saat mengunjungi Kantor Harian Surya, Jalan Rungkut Industri III Nomor 68-70 Surabaya, Kamis (14/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebagai anggota Komisi IX yang mempunyai salah satu ruang lingkup tugasnya di bidang kesehatan, Arzeti Bilbina sangat mengapresiasi uji migrasi Bisfenol A (BPA) yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap air minum dalam kemasan galon guna ulang berbahan Polikarbonat (PC).

Adapun uji migrasi BPA air dalam kemasan galon guna ulang yang dilakukan BPOM menunjukkan bahwa kadar BPA masih jauh di bawah batas yang diizinkan BPOM.

Artinya, air minum galon guna ulang masih aman dikonsumsi.

Baca juga: Soal Galon Guna Ulang Aman, Arzeti Bilbina Percaya dan Serahkan ke BPOM: Itu Tanggung Jawab Mereka

Dalam rilisnya, Arzeti mengatakan, kebetulan dirinya ada di Komisi IX. "Saya mengapresiasi juga untuk BPOM selama ini juga mereka sudah membuat FGD, sudah melakukan uji terhadap kadar migrasi BPA air minum galon guna ulang," kata Arzeti, Sabtu (7/8/2021).

Hal tersebut, sudah  menunjukkan pemerintah ikut campur tangan untuk menjaga masa depan anak-anak untuk menjadi anak-anak yang sehat, anak-anak yang cerdas.

Menurut hasil sampling dan pengujian laboratorium terhadap kemasan galon air minum dalam kemasan (AMDK) jenis polikarbonat (PC) atau galon guna ulang yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan pada tahun 2021 menunjukkan adanya migrasi Bisfenol A (BPA) dari kemasan galon sebesar rata-rata 0,033 bpj.

Baca juga: Arzeti Bilbina Imbau Perempuan Tak Lalai KB: Hamil di Masa Pandemi Covid-19 Bahaya Buat Ibu & Janin

Nilai ini jauh di bawah batas maksimal migrasi yang telah ditetapkan BPOM, yaitu sebesar 0,6 bpj.

Dalam rilis resminya BPOM menjelaskan bahwa Bisfenol A (BPA) adalah senyawa kimia pembentuk plastik jenis Polikarbornat (PC).

BPA berbahaya bagi kesehatan apabila terkonsumsi melebihi batas maksimal yang dapat ditoleransi oleh tubuh.

Baca juga: Lawan Covid-19, Arzeti Bilbina Minta Semua Pihak Solid: Harus Dipikirkan Perekonomian Kita

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved