Breaking News:

Berita Banyuwangi

Banyuwangi Kembali Gelar Hari Belanja ke Pasar Rakyat dan UMKM di Tanggal Cantik, Hasil Didonasikan

Banyuwangi kembali menghelar Gerakan Hari Belanja ke Pasar Rakyat dan UMKM di tanggal cantik, hasilnya akan didonasikan.

Penulis: Haorrahman | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani belanja sembako di warung sekitar rumahnya di Kebalenan, Banyuwangi, Minggu (8/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Semangat berbagai elemen masyarakat bergotong royong menggerakkan roda perekonomian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Banyuwangi belum surut.

Ribuan aparatur sipil negara (ASN), karyawan badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), swasta, dan berbagai komunitas kembali menggelar “Hari Belanja ke Pasar Rakyat dan UMKM” yang rutin digelar setiap “tanggal cantik”, yang kali ini digelar tanggal 8 Agustus 2021 atau Minggu (8/8/2021).

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengatakan, pada edisi bulan Agustus ini, Gerakan Hari Belanja ke Pasar Rakyat dan UMKM memfokuskan belanja bahan sembako di pasar dan warung terdekat.

"Mengingat pemberlakuan PPKM yang diperpanjang hingga hari ini, ASN, BUMN, BUMD, dan berbagai elemen masyarakat kita gerakkan untuk berbelanja di pasar maupun warung atau UMKM sekitar rumah", ungkap Ipuk.

Ipuk mengungkapkan, selain menggerakkan ekonomi sektor pasar rakyat dan UMKM, dari gerakan berbelanja, kegiatan ini juga dalam rangka membantu warga yang membutuhkan. 

"Hasil belanja dari para ASN ini kita kumpulkan dan kita donasikan untuk warga yang membutuhkan," tambahnya.

Minggu (8/8/2021) pagi, Bupati Ipuk ikut berbelanja sembako di warung sekitar rumahnya di Kebalenan, Banyuwangi.

Sembari naik sepeda bareng keluarga, Ipuk berbelanja ke toko kelontong milik Ribut, salah seorang tetangga. Ia berbelanja sejumlah sembako seperti minyak goreng dan beras.

Baca juga: 124.000 Pelaku Usaha Mikro Banyuwangi Terima BPUM, Bupati Ipuk: Program Ini Terasa Dampaknya

Ribut menyambut baik gerakan belanja yang telah digeber sejak April lalu itu. Ia menyebut gerakan ini dapat menambah pendapatan para UMKM seperti dia. Terlebih di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), menyebabkan kemampuan belanja masyarakat menjadi menurun, sehingga pendapatannya pun berkurang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved