Breaking News:

Berita Magetan

Busur Panahan Horsebow Karya Warga Magetan Tak Terdampak PPKM, Laris di Amerika dan Timur Tengah

Jenis busur panahan horsebow warga Desa Sundul, Kecamatan Parang, Magetan ini banyak diminati di Amerika dan Timur Tengah. Bertahan di tengah pandemi.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Tony Hermawan
Mohamed Rangga Al Qhadaffi, warga Desa Sundul, Kecamatan Parang, Magetan hasil karyanya berupa panahan jenis horsebow diminati di Amerika dan Timur Tengah. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Doni Prasetyo

TRIBUNAJTIM.COM, MAGETAN - Jenis busur panahan horsebow yang dibuat Mohamed Rangga Al Qhadaffi, warga Desa Sundul, Kecamatan Parang, Magetan ini banyak diminati di Amerika dan Timur Tengah.

Tak pelak keuntungan bersih dari membuat busur panahan jenis horsebow ini lumayan besar.

Dalam sebulan, Mohamed Rangga Al Qhadaffi sedikitnya bisa mengantongi Rp 15 juta, bersih.

Hasil kerajinan panahannya itu kebanyakan dipasarkan lewat online.

Baca juga: Produk UMKM Gresik Mulai Masuk Minimarket, Bangkitkan Perekonomian Nasional di Tengah Pandemi

Padahal di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini banyak sektor usaha lain sepi, tapi usaha Mohamed Rangga Al Qhadaffi malah panen pesanan.

Usaha kerajinan panah jenis horsebow ini pertama ditekuni tahun 2011 sekeluarnya dari Pondok Al Fatah, Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan.

"Awalnya ikut ikutan teman teman di Pondok, coba coba. Bisa dan laku. Sekarang sudah nyaman berkerajinan panahan jenis horsebow ini,"kata Mohamed Rangga Al Qhadaffi kepada Surya, Sabtu (7/8).

Diungkapkan Mohamed, bahan yang digunakan kombinasi fiber dan kayu sono.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved