Breaking News:

Berita Nganjuk

Keterisian Bed RS Covid-19 di Kabupaten Nganjuk Menurun, Satgas Waspada Maksimalkan Pencegahan

Jumlah tempat tidur terpakai pasien virus Corona di RS Rujukan di Kabupaten Nganjuk mengalami penurunan. Satgas maksimalkan pencegahan.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Hefty Suud
Istimewa/TribunJatim.com
Grafik kasus positif Covid-19 Kabupaten Nganjuk. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Jumlah tempat tidur (bed) terpakai pasien virus Corona ( Covid-19 ) di Rumah Sakit (RS) Rujukan dan RS Darurat di Kabupaten Nganjuk mengalami penurunan.

Hal itu seiring dengan terus menurunkan jumlah kasus positif Covid-19 dalam tiga hari terakhir.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Hari Purwanto menjelaskan, dari total jumlah bed tempat tidur pasien Covid-19 tersedia sebanyak 697 bed yang terpakai sebanyak 402 bed atau sebesar 57,68 persen. Dengan demikian sebanyak 295 bed atau sebesar 42,32 persen belum terpakai.

"Tentunya kondisi penurunan jumlah kasus positif Corona dalam beberapa hari terakhir ini di Kabupaten Nganjuk telah berdampak pada jumlah bed terpakai di RS rujukan dan RSD yang disiapkan Satgas Penanganan Covid-19 Nganjuk," kata Hari Purwanto, Minggu (8/8/2021).

Baca juga: Anak-anak di Kabupaten Nganjuk Mulai Vaksinasi Covid-19, Kejar Target Pencapaian Herd Immunity

Untuk rumah sakit rujukan RSUD Nganjuk, dikatakan Hari Purwanto, tingkat keterisian bed pasien Covid-19 masih tertinggi yakni sebesar 91,3 persen.

Dimana dari jumlah bed tersedia sebanyak 219 bed saat ini terisi 200 bed. Demikian halnya dengan RSUD Kertosono dengan jumlah bed pasien Covid-19 sebanyak 202 bed terisi sebanyak 121 bed atau sebesar 59,9 persen.

Sedangkan RS Bhayangkara tingkat III Nganjuk jumlah bed pasien Covid-19 sebanyak 50 bed terisi sebanyak 39 bed atau 78 persen.

"Untuk RSD Pu Sindok, Hotel Wilis, dan Hotel Sanggrahan jumlah bed yang digunakan penanganan Covid-19 jumlahnya masih cukup banyak atau terisi kisaran 12 persen hingga 27 persen," ucap Hari Purwanto.

Baca juga: Dinkes Nganjuk Akan Berikan Fasilitas Pemakaman Jenazah Warga Isoman Diduga Covid-19

Meski terjadi penurunan pemakaian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di RS Rujukan dan RS Darurat, ungkap Hari Purwanto, tidak membuat Satgas Covd-19 menurunkan kewaspadaan dalam pencegahan penyebaran virus Corona.

Karena bagaimanapun masih adanya potensi peningkatan penyebaran virus Corona di Kabupaten Nganjuk teus dipantau dan diikuti perkembanganya.

"Justru Satgas Covid-19 Nganjuk saat ini semakin maksimal dalam upaya melakukan pencegahan penyebaran virus Corona dan tetap meminta warga mematuhi protokol kesehatan dengan ketat tanpa abai," tutur Hari Purwanto.

Berita tentang Nganjuk

Berita tentang virus Corona

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved